Putin Tantang Biden Berdebat dan Disiarkan Secara Langsung

Jum'at, 19 Maret 2021 - 03:51 WIB
loading...
A A A
“Anda tahu, saya ingat, di masa kanak-kanak, ketika kita berdebat satu sama lain di halaman, kita akan berkata, 'Saya tahu Anda, tapi siapa saya,'” kata Putin. Dan itu bukan kebetulan. Ini bukan hanya ucapan yang kekanak-kanakan. Ada makna yang sangat dalam di dalamnya. "

Putin mengatakan Biden menuduhnya atas apa yang menjadi kesalahan AS sendiri. Dia merujuk pada pembunuhan penduduk asli Amerika selama penjajahan dan ketidakadilan yang dihadapi oleh orang Afrika-Amerika.

Pemimpin Rusia itu juga mengatakan dia berharap Biden mendapatkan "kesehatan yang baik".

“Saya akan berkata kepadanya: 'Baik-baik saja.' Saya berharap kesehatannya baik. Saya mengatakan itu tanpa ironi, tanpa lelucon,” kata Putin.

Baca juga: Disebut Pembunuh, Putin Malah Doakan Biden Sehat Selalu

Reaksi terhadap komentar Biden menyoroti hubungan tegang antara Rusia dan AS yang tampaknya hanya akan memburuk dalam beberapa minggu mendatang karena pemerintahan Biden tampaknya akan menanggapi berbagai dugaan kesalahan Rusia.

Sebuah laporan intelijen AS yang tidak dirilis minggu ini menemukan bahwa Putin telah memerintahkan upaya untuk mencoba memengaruhi pemilihan presiden 2020 dengan merusak kampanye Biden dan berusaha untuk meningkatkan kampanye mantan Presiden Donald Trump. Bulan ini, pemerintahan Biden memerintahkan sanksi terhadap pejabat Rusia karena meracuni dan memenjarakan pemimpin oposisi Rusia Alexey Navalny.

Baca juga: AS Tuding Putin Dalangi Kampanye Pro Trump
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved