Junta Myanmar Makin Beringas, 149 Demonstran Tewas
Rabu, 17 Maret 2021 - 07:25 WIB
loading...
A
A
A
"Kami sangat terganggu karena tindakan keras terus meningkat, dan kami kembali menyerukan kepada militer untuk berhenti membunuh dan menahan pengunjuk rasa," imbuhnya.
Baca juga: Junta Myanmar Curigai Yayasan Soros Danai Kelompok Anti Kudeta
Pada hari Senin, junta militer yang berkuasa di Myanmar mengumumkan darurat militer di dan sekitar Yangon, kota terbesar di negara itu, dan di Mandalay, kota terbesar kedua. Hal itu sebagai respons atas kerusuhan yang dipicu oleh pengambilalihan militer bulan lalu.
Tetapi pengunjuk rasa terus turun ke jalan dan menantang pengambilalihan pemerintah , yang dipimpin oleh pemimpin militer Jenderal Min Aung Hlaing.
Shamdasani mengatakan mengkonfirmasikan informasi menjadi semakin sulit karena darurat militer dan karena lingkungan tempat orang-orang terbunuh dan terlantar telah terputus melalui pemadaman komunikasi yang diberlakukan negara.
Baca juga: KBRI Jadikan Sekolah Indonesia sebagai Lokasi 'Berlindung' WNI di Myanmar
Baca juga: Junta Myanmar Curigai Yayasan Soros Danai Kelompok Anti Kudeta
Pada hari Senin, junta militer yang berkuasa di Myanmar mengumumkan darurat militer di dan sekitar Yangon, kota terbesar di negara itu, dan di Mandalay, kota terbesar kedua. Hal itu sebagai respons atas kerusuhan yang dipicu oleh pengambilalihan militer bulan lalu.
Tetapi pengunjuk rasa terus turun ke jalan dan menantang pengambilalihan pemerintah , yang dipimpin oleh pemimpin militer Jenderal Min Aung Hlaing.
Shamdasani mengatakan mengkonfirmasikan informasi menjadi semakin sulit karena darurat militer dan karena lingkungan tempat orang-orang terbunuh dan terlantar telah terputus melalui pemadaman komunikasi yang diberlakukan negara.
Baca juga: KBRI Jadikan Sekolah Indonesia sebagai Lokasi 'Berlindung' WNI di Myanmar
Lihat Juga :