New Delhi Ibu Kota Negara Paling Tercemar di Dunia

Rabu, 17 Maret 2021 - 04:04 WIB
loading...
New Delhi Ibu Kota Negara...
Warga berjalan di India Gate, New Delhi, India, 15 November 2020. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - New Delhi dinobatkan sebagai ibu kota paling tercemar di dunia untuk tahun ketiga berturut-turut pada 2020.

Laporan terbaru itu diungkapkan IQAir, kelompok Swiss yang mengukur tingkat kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikel udara yang merusak paru-paru yang dikenal sebagai PM2,5.

“India adalah tempat bagi 35 kota dari 50 kota paling tercemar di dunia,” ungkap Laporan Kualitas Udara Dunia 2020 dari IQAir, yang mengumpulkan data 106 negara.

Baca juga: PBB: 40 Juta Ton Makanan Jadi Sampah Sia-sia di Negara-negara Arab

Temuan ini didasarkan pada rata-rata tahunan bahan partikulat PM2,5 di negara itu, partikel di udara dengan diameter kurang dari 2,5 mikron.

Baca juga: Lecehkan Putrinya dalam Video TikTok, Pria Turki Ditangkap

Paparan PM2,5 dalam waktu lama dapat menyebabkan penyakit mematikan, termasuk kanker dan masalah jantung.

Lihat infografis: Iron Sting, Mortir Berpemandu Laser Buat Israel Semakin Digdaya

“Pada 2020, konsentrasi tahunan rata-rata PM2,5 di New Delhi dalam satu meter kubik udara adalah 84,1,” papar laporan tersebut, lebih dari dua kali lipat tingkat Beijing, yang rata-rata mencapai 37,5 sepanjang tahun, menjadikannya kota paling tercemar ke-14 di dunia.

Polusi udara menyebabkan sekitar 54.000 kematian dini di New Delhi pada 2020, menurut studi terbaru Greenpeace Southeast Asia Analysis dan IQAir.

Meskipun ada penurunan 11% dalam rata-rata tahunan level PM2,5 karena pembatasan lockdown virus corona nasional yang diberlakukan tahun lalu, India muncul sebagai negara paling tercemar ketiga di dunia setelah Bangladesh dan Pakistan.

“Polusi udara di India masih sangat tinggi,” ungkap laporan itu.

“Pada 2020, Asia Selatan mengalami beberapa kualitas udara terburuk di dunia yang pernah tercatat,” papar laporan itu.

Tahun lalu, 20 juta penduduk Delhi, yang menghirup udara terbersih dalam catatan pada bulan-bulan musim panas karena pembatasan virus corona, berjuang melawan udara beracun di musim dingin, menyusul peningkatan tajam insiden pembakaran di lahan pertanian di negara bagian Punjab.

“Saat pembakaran sisa tanaman pertanian memuncak, tingkat PM2,5 Delhi rata-rata 144 mikrogram per meter kubik pada November dan 157 mikrogram per meter kubik pada Desember, melebihi pedoman paparan tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari 14 kali,” ungkap laporan itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved