Menentang Vatikan, Pastor Pemberontak Terus Berkati Pasangan Gay

Rabu, 17 Maret 2021 - 06:01 WIB
loading...
Menentang Vatikan, Pastor...
Pastor Helmut Schueller. Foto/REUTERS
A A A
WINA - Sekelompok pastor pembangkang dari pastor Katolik Roma memimpin kampanye pembangkangan terhadap Vatikan.

Mereka menegaskan akan terus memberkati pasangan sesama jenis yang menikah. Tindakan mereka itu bertentangan dengan perintah Gereja selama ini.

Vatikan mengatakan pada Senin bahwa para pastor tidak dapat memberkati pernikahan sesama jenis dan berkat semacam itu tidak sah.

Baca juga: Kosovo Negara Mayoritas Muslim Buka Kedutaan di Yerusalem Tuai Kecaman

Keputusan Vatikan itu mengecewakan umat Katolik gay yang berharap Gereja mereka menjadi lebih ramah di era Paus Fransiskus.

Baca juga: Vatikan: Pendeta dan Gereja Tidak Diperbolehkan Berkati Pernikahan Sesama Jenis

Di beberapa negara, paroki dan pendeta telah mulai memberkati persatuan sesama jenis sebagai pengganti pernikahan, dan ada seruan bagi para uskup untuk melembagakan secara de facto berkat semacam itu.

Baca juga: Lecehkan Putrinya dalam Video TikTok, Pria Turki Ditangkap

Kalangan konservatif dalam 1,3 miliar anggota Gereja Katolik Roma telah menyatakan kekhawatiran atas praktik pemberkatan semacam itu.

Lihat infografis: Iron Sting, Mortir Berpemandu Laser Buat Israel Semakin Digdaya

“Kami anggota Parish Priests Initiative sangat terkejut dengan keputusan Roma baru yang melarang pemberkatan pasangan sesama jenis. Ini adalah kekambuhan ke masa-masa yang kami harapkan dapat diatasi dengan Paus Fransiskus,” ungkap kelompok yang berbasis di Austria itu.

“Kami akan, dalam solidaritas dengan begitu banyak, tidak menolak pasangan yang penuh kasih di masa depan yang meminta merayakan berkat Tuhan, yang mereka alami setiap hari, juga dalam kebaktian,” tutur kelompok.

Inisiatif Pastor Paroki yang dipimpin Pastor Helmut Schueller telah lama menjadi duri di Vatikan.

Kelompok itu menginginkan peraturan Gereja diubah sehingga para pastor dapat menikah dan wanita dapat menjadi pastor.

Dikatakan akan melanggar aturan Gereja dengan memberikan komuni kepada Protestan dan Katolik yang bercerai yang menikah lagi.

Didirikan pada 2006 oleh sembilan pastor, inisiatif tersebut mengatakan sekarang memiliki sekitar 350 anggota dari jajaran resmi Gereja dan lebih dari 3.000 pendukung awam.

Vatikan pada 2012 menindak Schueller, mencabut haknya menggunakan gelar monsignor dan mengatakan dia juga bukan lagi "Chaplain of His Holiness".

Schueller, mantan wakil uskup agung Wina Kardinal Christoph Schoenborn, telah diberi gelar kehormatan dalam kapasitasnya sebagai kepala cabang Austria dari kelompok amal Katolik Caritas.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Paus Leo Sebut Perang...
Paus Leo Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal, Desak Gencatan Senjata Segera
Rob Jetten Dilantik...
Rob Jetten Dilantik sebagai PM Gay Pertama Belanda
Aturan Baru China Wajibkan...
Aturan Baru China Wajibkan Uskup dan Pastor Serahkan Paspor
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Pengembangan Sektor...
Pengembangan Sektor Maritim di Indonesia Butuh Data yang Komprehensif
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Alfamart Tutup 400 Gerai,...
Alfamart Tutup 400 Gerai, Sementara Warung Madura Terus Ekspansi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved