AS Sibuk Kumpulkan Sekutu, China Gelar Latihan Tempur

Selasa, 16 Maret 2021 - 20:33 WIB
loading...
AS Sibuk Kumpulkan Sekutu,...
China melakukan latihan tempur di tiga wilayah maritim utama. Foto/Sputnik
A A A
BEIJING - Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China baru-baru ini mengadakan latihan angkatan laut yang berorientasi pada pertempuran, menampilkan berbagai jenis kapal perang di tiga wilayah laut utama. Latihan ini dilakukan saat Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengumpulkan sekutu di wilayah tersebut dan berusaha untuk mendorong "pencegahan yang kredibel" terhadap China.

Komando Teater Utara, Timur dan Selatan PLA baru-baru ini menyelenggarakan latihan berorientasi pertempuran di masing-masing di Laut Kuning, Laut China Timur dan Laut China Selatan . Begitu laporan China Central Television (CCTV).

"Di Laut Kuning, korvet Tipe 056 dan Tipe 056A Wuhai, Datong dan Yingkou membentuk armada dan kursus pelatihan yang dipraktikkan termasuk penembakan senjata utama, penembakan senjata sekunder, dan pertahanan udara dengan meluncurkan suar. Di Laut China Timur, kapal perusak Tipe 052C Jinan dan fregat Type 054A Changzhou menjalankan lebih dari 10 misi pelatihan termasuk pertempuran di antara kapal perang, kapal selam dan pesawat tempur, dan serangan tembakan gabungan. Di Laut China Selatan, berbagai jenis kapal tunda dan pendukung melakukan pencarian dan penyelamatan maritim serta latihan penarikan darurat," menurut laporan CCTV yang dinukil Sputnik, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Lawan Pengaruh China, Menhan AS Lakukan Tur ke Tiga Negara Asia

"Komando Teater Selatan PLA juga mengadakan latihan lain di Teluk Beibu, barat Semenanjung Leizhou di Laut China Selatan, ketika para pelaut pada hari Minggu memberikan penghormatan dengan tindakan mereka kepada para pahlawan yang muncul sebagai pemenang dalam Pertempuran Terumbu Karang Chigua pada tanggal 14 Maret 1988 melawan Vietnam," kata komando itu dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, memperingati 33 tahun peristiwa tersebut.

Latihan angkatan laut PLA yang intensif dilakukan ketika Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan pada hari Sabtu bahwa dia sedang dalam kunjungan ke Asia untuk meningkatkan kerja sama militer dengan sekutu AS dan mendorong "pencegahan yang kredibel" terhadap China, seperti dilaporkan oleh AFP.

Laporan itu menyatakan perjalanan Austin akan mencakup pertemuan dengan sekutu utama di Tokyo, New Delhi dan Seoul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved