Denmark Masukan Pendanaan Asing untuk Masjid sebagai Donasi Anti-Demokratik

Senin, 15 Maret 2021 - 23:14 WIB
loading...
Denmark Masukan Pendanaan...
Mengakhiri perjuangan panjangnya dengan pendanaan masjid dari Timur Tengah, Denmark telah membuat undang-undang baru yang menghentikan sumbangan anti-demokrasi. Foto/Ist
A A A
STOCKHOLM - Mengakhiri perjuangan panjangnya dengan pendanaan masjid dari Timur Tengah, Denmark telah membuat undang-undang baru yang menghentikan "sumbangan anti-demokrasi".Antara lain, undang-undang tersebut menargetkan sumbangan dari Arab Saudi dan Qatar, yang telah lama ditentang oleh pemerintah lama dan pemerintah sebelumnya.

Menteri Imigrasi dan Integrasi Denmark, Mattias Tesfaye menggambarkan undang-udang sebagai langkah penting dalam memerangi upaya ekstremis Islam untuk mendapatkan tempat di Denmark.

Dengan larangan ini, Denmark menjadi negara kedua di Eropa setelah Austria yang membatasi sumbangan asing ke masjid.Baca juga: Denmark, Negara NATO Ke-5 di Eropa yang Bersenjata Jet Tempur Siluman F-35

"Ada kekuatan ekstrim di luar negeri yang mencoba untuk membuat warga Muslim kita melawan Denmark dan dengan demikian memecah belah masyarakat kita," ucap Tesfaye, seperti dilansir Sputnik pada Senin (15/3/2021).

Di masa depan, individu, organisasi dan bahkan lembaga pemerintah dapat masuk daftar hitam, dan akan dilarang menerima sumbangan lebih dari USD 1.600 dari mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Penembakan Guncang Masjid...
Penembakan Guncang Masjid Terbesar San Diego AS, 5 Tewas, Termasuk 2 Tersangka
Denmark Rogoh Rp757...
Denmark Rogoh Rp757 Miliar untuk Beli Rudal AS, Agar Greenland Tak Dicaplok Trump
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
SPMB PJJ Diresmikan,...
SPMB PJJ Diresmikan, Siap Jangkau Jutaan Anak Tidak Sekolah
BBM B50 Resmi Diterapkan,...
BBM B50 Resmi Diterapkan, ini Komponen Mobil Diesel yang Wajid Dicek Rutin
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Berita Terkini
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved