Konstruksi Lapangan Udara Misterius Muncul di Pulau Yaman
Kamis, 11 Maret 2021 - 14:42 WIB
loading...
A
A
A
Menurut blog Intel Lab, fasilitas baru tersebut juga berasal dari UEA, meskipun tidak jelas mengapa mereka berpikir demikian seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (11/3/2021).
Baca juga: PBB Sambut Hari Perempuan: 73% Pengungsi Yaman adalah Wanita dan Anak
Pada awal Perang Yaman pada 2015, pulau itu dikendalikan oleh pemberontak Houthi, yang dengan cepat digusur oleh pasukan Teluk Arab yang bersekutu dengan Arab Saudi dan pemerintah Presiden Yaman Abdrabbuh Mansour Hadi, yang dipaksa turun dari kekuasaan oleh Houthi pada awal 2015.
UEA juga mendirikan pangkalan di seberang Laut Merah di Assab, Eritrea, pada akhir 2015 untuk mengangkut persenjataan berat ke Yaman serta pasukan sekutu dari Sudan, dan mereka juga untuk sementara menduduki Socotra Yaman, sebuah pulau indah di ujung paling timur Afrika yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Selama pendudukannya, menurut Al Jazeera yang berbasis di Qatar, UEA mendirikan fasilitas penahanan di Perim. Kemudian dalam perang, setelah Abu Dhabi memulai persiapan penarikan pada 2019, pasukan Arab Saudi pindah ke garnisun Pulau Perim, bersama dengan pasukan keamanan Yaman.
Baca juga: PBB Sambut Hari Perempuan: 73% Pengungsi Yaman adalah Wanita dan Anak
Pada awal Perang Yaman pada 2015, pulau itu dikendalikan oleh pemberontak Houthi, yang dengan cepat digusur oleh pasukan Teluk Arab yang bersekutu dengan Arab Saudi dan pemerintah Presiden Yaman Abdrabbuh Mansour Hadi, yang dipaksa turun dari kekuasaan oleh Houthi pada awal 2015.
UEA juga mendirikan pangkalan di seberang Laut Merah di Assab, Eritrea, pada akhir 2015 untuk mengangkut persenjataan berat ke Yaman serta pasukan sekutu dari Sudan, dan mereka juga untuk sementara menduduki Socotra Yaman, sebuah pulau indah di ujung paling timur Afrika yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Selama pendudukannya, menurut Al Jazeera yang berbasis di Qatar, UEA mendirikan fasilitas penahanan di Perim. Kemudian dalam perang, setelah Abu Dhabi memulai persiapan penarikan pada 2019, pasukan Arab Saudi pindah ke garnisun Pulau Perim, bersama dengan pasukan keamanan Yaman.
Lihat Juga :