Tiga Jam di Ruang Neraka: Demonstran Myanmar Gambarkan Siksaan dalam Tahanan
Kamis, 11 Maret 2021 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
Pria itu memberikan foto-foto yang katanya diambil oleh keluarganya dengan menunjukkan luka di punggung, leher, dan bahunya.
Dia menjelaskan disuruh berlutut dan mengatakan lima dari kelompok itu diberitahu untuk saling berhadapan saat mereka dipukuli di punggung, kepala, leher dan samping. Dia mengatakan dia kemudian dibebaskan bersama dengan beberapa orang lainnya tanpa penjelasan. Beberapa lainnya ditangkap secara resmi dan dikirim ke penjara.
Pyae Phyo Aung, mantan anggota serikat mahasiswa di Myeik yang telah berhubungan dengan para pengunjuk rasa yang dibebaskan, mengatakan kepada Reuters bahwa 32 orang ditangkap dalam insiden itu, menurut daftar yang ia bantu kumpulkan untuk kelompok-kelompok masyarakat sipil. Dia mengatakan dia melihat pengunjuk rasa lain dengan luka di punggung dan pinggulnya.
“Ketika saya bertemu dengannya, dia bahkan tidak bisa duduk,” ungkap Pyae Phyo Aung. Dia berbaring telungkup karena luka di pinggulnya.
Baca juga: Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi dalam kudeta pada 1 Februari dan menahannya serta politisi lainnya.
Dia menjelaskan disuruh berlutut dan mengatakan lima dari kelompok itu diberitahu untuk saling berhadapan saat mereka dipukuli di punggung, kepala, leher dan samping. Dia mengatakan dia kemudian dibebaskan bersama dengan beberapa orang lainnya tanpa penjelasan. Beberapa lainnya ditangkap secara resmi dan dikirim ke penjara.
Pyae Phyo Aung, mantan anggota serikat mahasiswa di Myeik yang telah berhubungan dengan para pengunjuk rasa yang dibebaskan, mengatakan kepada Reuters bahwa 32 orang ditangkap dalam insiden itu, menurut daftar yang ia bantu kumpulkan untuk kelompok-kelompok masyarakat sipil. Dia mengatakan dia melihat pengunjuk rasa lain dengan luka di punggung dan pinggulnya.
“Ketika saya bertemu dengannya, dia bahkan tidak bisa duduk,” ungkap Pyae Phyo Aung. Dia berbaring telungkup karena luka di pinggulnya.
Baca juga: Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi dalam kudeta pada 1 Februari dan menahannya serta politisi lainnya.
Lihat Juga :