Iran Coba Rekrut Tahanan Cantik Asal Australia Jadi Mata-mata

Rabu, 10 Maret 2021 - 15:19 WIB
loading...
A A A
Moore-Gilbert mengatakan dia berterima kasih kepada pemerintah Australia atas bantuan mereka untuk membebaskannya dari penjara. Namun, dia tidak yakin apa yang disebut diplomasi diam-diam adalah pendekatan yang tepat, karena situasinya di penjara membaik setelah namanya diungkapkan oleh pers pada 2019.

"Saya melihat perhatian yang jauh lebih besar diberikan pada kesehatan dan kondisi saya, jadi saya pasti melihat manfaat dari itu. Dan saya tidak yakin bahwa argumen diplomasi diam-diam bertumpuk dalam kasus seperti itu, meskipun setiap kasus berbeda," ungkapnya.

Pada konferensi pers pada hari Rabu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan dia terkesan dengan tekad dan keberanian Moore-Gilbert, tetapi ada kejadian di balik layar pembebasannya yang tidak dia sadari.

Baca juga: Gertak Iran, Bomber B-52 AS dan F-15 Israel Berkeliaran di Atas Teluk Persia

"Saya menyadari masalah itu dan telah terlibat langsung dalam banyak keputusan, bahkan semua keputusan yang pada akhirnya berakhir dengan pembebasannya," katanya.

"Dan aku tahu Kylie Moore-Gilbert sangat menghargai itu," Morrison menambahkan.

Dalam sebuah pernyataan kepada CNN, juru bicara Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mengatakan bahwa mereka tidak akan berbicara tentang "keadaan pembebasannya".

"Setiap kasus konsuler pada dasarnya kompleks dan dipertimbangkan secara individual, dengan strategi yang dikembangkan berdasarkan kasus per kasus," kata juru bicara itu.

Baca juga: Lagi-lagi, Iran Ancam Ratakan Dua Kota Israel dengan Tanah
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Berita Terkini
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Infografis
Eagle 44, Pangkalan...
Eagle 44, Pangkalan Bawah Tanah Iran jadi Momok bagi Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved