Sanksi AS Tak Mempan, Iran Leluasa Jual Minyak ke China Secara Fantastis
Selasa, 09 Maret 2021 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
Hampir 75 persen dari volume tersebut dipindahkan melalui Oman, Uni Emirat Arab dan Malaysia, sementara 25 persen sisanya memasuki pelabuhan China yang secara resmi ditandai sebagai kargo Iran.
"Volume mulai melonjak dari kuartal terakhir tahun 2020, dengan provinsi Shandong sebagai wilayah penerima teratas, yang mengindikasikan pabrik independen adalah konsumen utama," kata Emma Li, analis aliran minyak mentah Refinitiv.
Pakar tersebut menambahkan bahwa kapal tanker yang penuh dengan minyak Iran mematikan transponder saat memuat untuk menghindari deteksi, dan hanya dapat dilacak di dekat pelabuhan di Oman, Uni Emirat Arab dan Irak. Sebagian besar transaksi keuangan dilaporkan dilakukan dalam Yuan China atau dalam Euro, untuk menghindari pengawasan AS.
“Iran adalah negara yang bersahabat dengan China dan kedua negara telah mempertahankan pertukaran dan kerjasama normal. Kerjasama antara China dan Iran di bawah kerangka hukum internasional adalah wajar dan sah, serta patut dihormati dan dilindungi,” kata kantor juru bicara Kementerian Luar Negeri China.
Baca juga: Lagi-lagi, Iran Ancam Ratakan Dua Kota Israel dengan Tanah
"Volume mulai melonjak dari kuartal terakhir tahun 2020, dengan provinsi Shandong sebagai wilayah penerima teratas, yang mengindikasikan pabrik independen adalah konsumen utama," kata Emma Li, analis aliran minyak mentah Refinitiv.
Pakar tersebut menambahkan bahwa kapal tanker yang penuh dengan minyak Iran mematikan transponder saat memuat untuk menghindari deteksi, dan hanya dapat dilacak di dekat pelabuhan di Oman, Uni Emirat Arab dan Irak. Sebagian besar transaksi keuangan dilaporkan dilakukan dalam Yuan China atau dalam Euro, untuk menghindari pengawasan AS.
“Iran adalah negara yang bersahabat dengan China dan kedua negara telah mempertahankan pertukaran dan kerjasama normal. Kerjasama antara China dan Iran di bawah kerangka hukum internasional adalah wajar dan sah, serta patut dihormati dan dilindungi,” kata kantor juru bicara Kementerian Luar Negeri China.
Baca juga: Lagi-lagi, Iran Ancam Ratakan Dua Kota Israel dengan Tanah
Lihat Juga :