Moncef Mohamed Slaoui, Ilmuwan Muslim Pimpin Tim Vaksin Covid di AS

Selasa, 19 Mei 2020 - 07:17 WIB
loading...
A A A
Bloomberg merupakan media pertama yang melaporkan bahwa Slaoui ditunjuk sebagai pemimpin program percepatan pengadaan vaksin secara sukarela. Dia akan dibantu Jenderal Gustava Perna, pakar logistik, yang akan membantu peran operasional bagi Slaoui. “Saya tidak berkomentar mengenai wawancara dengan staf Operation Warp Speed,” kata juru bicara Departemen Kesehatan AS kepada Politico.

Slaoui memiliki hubungan dengan beberapa perusahaan farmasi yang mengembangkan vaksin Covid-19. GlaxoSmithKline juga bekerja sama mengembangkan vaksin Covid-19 dengan Slaoui. Selain itu, Slaoui juga menjabat dewan direksi di Moderna, perusahaan farmasi yang juga mengembangkan vaksin Covid-19.

Ternyata, Slaoui bukan satu-satunya warga Maroko yang sukses menjadi ilmuwan berkelas internasional. Sebelumnya ada ilmuwan Rachid El Yazami dan Kamal Oudrhiri, pakar astronomi Merieme Chadid, dan dokter Sara Bilal serta Latifa Elouadrhiri yang dikenal sebagai para pakar di bidangnya yang membawa harum nama Maroko di kancah internasional. (Baca juga: Pengamat: Covid-19 Bisa Perdalam Krisis Geopolitik)

Meskipun mereka telah memegang paspor kewarganegaraan lain, namun tetap dibanggakan oleh warga Maroko. Kebanyakan warga Maroko sadar bahwa negara tidak memberikan kesempatan bagi para ilmuwan untuk mengembangkan kemampuannya di dalam negeri sehingga memilih untuk bekerja di luar negeri. “Saya mengenai Slaoui sebagai orang baik dan ramah. Saya bangga kalau Maroko masih ada dalam pikiran Slaoui,” kata Bennis, teman Slaoui. “Ketika orang mencapai kesuksesan dalam finansial dan pengetahuan, orang cenderung melupakan akarnya, tetapi tidak dengan Slaoui,” ucapnya. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Dahsyatnya Gempa M7,8...
Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Rekomendasi
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved