Pemogokan Buruh Terbesar Dalam Sejarah Dunia Dimulai dari Zaman Firaun

Minggu, 07 Maret 2021 - 11:29 WIB
loading...
A A A
Pemogokan Buruh Terbesar Dalam Sejarah Dunia Dimulai dari Zaman Firaun


Pemogokan pekerja pertama di Amerika terjadi di Real del Monte, Meksiko pada 1766. Pada 1766, para penambang yang bekerja untuk penjajah Spanyol memprotes pengurangan upah dan kondisi kerja yang buruk. Kedua pihak akhirnya menegosiasikan kontrak kerja yang lebih baik. Pemogokan dimulai pada 30 Juli setelah manajemen pertambangan tidak mau menanggapi daftar keluhan pekerja. Pemogokan berlangsung sekitar satu bulan, dan berakhir ketika pemerintah setuju untuk meningkatkan upah dan memenuhi tuntutan lainnya. (Baca juga: 6 Tokoh Nasional yang Pernah jadi Tahanan Politik)

4. Aksi pemogokan pekerja pertama di AS

Pemogokan Buruh Terbesar Dalam Sejarah Dunia Dimulai dari Zaman Firaun


Pemogokan pekerja pertama di Amerika Serikat (AS) dilakukan sekitar 20.000 pekerja (tukang kayu, pekerja batu bara, dan pekerja pekerjaan umum) di Philadelphia pada 1835. Aksi ini menyerukan pengurangan jam kerja agar lebih pendek. Tiga minggu setelah pemogokan umum, pemerintah kota memberlakukan hari kerja 10 jam dan menaikkan upah buruh.

5. Jam kerja buruh 8 jam/hari diadopsi kali pertama di Australia

Pemogokan Buruh Terbesar Dalam Sejarah Dunia Dimulai dari Zaman Firaun


Jam kerja buruh selama 8 jam per hari pertama kali diusulkan oleh sosialis Skotlandia Robert Owen pada 1817. Owen menyerukan satu hari buruh terdiri dari 8 jam kerja yang sama, 8 jam rekreasi, dan 8 jam untuk istirahat. Terinspirasi hal itu, Serikat buruh Australia menyerukan tuntutan yang sama yakni jam kerja buruh selama 8 jam sehari. Setelah negosiasi sempat gagal beberapa bulan kemudian, karyawan dan pemerintah menyepakati hari kerja 8 jam tanpa penurunan upah. Sementara di AS, munculnya tuntutan jam kerja 8 jam sehari kali pertama diterapkan di negara bagian Illinois.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang PHK di Tengah...
Gelombang PHK di Tengah Krisis Energi Ungkap Rapuhnya Fondasi Ekonomi China
Demo Besar Guncang Prancis,...
Demo Besar Guncang Prancis, Tuntut Presiden Emmanuel Macron Mundur
Pramugari Air Canada...
Pramugari Air Canada Mogok, Ratusan Penerbangan yang Mengangkut 130.000 Penumpang Dibatalkan
3.200 Pekerja Boeing...
3.200 Pekerja Boeing Pembuat Jet Tempur AS Mogok Kerja, Ada Apa?
5.000 Karyawan Mogok...
5.000 Karyawan Mogok Kerja, Starbucks Tutup 300 Gerai di AS
Warga Arab Israel akan...
Warga Arab Israel akan Mogok Kerja untuk Menandai Dimulainya Intifada Kedua
Pemerintah Siapkan Kredit...
Pemerintah Siapkan Kredit Bunga Rendah untuk Industri Tekstil dan Sepatu
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved