Pramugari Air Canada Mogok, Ratusan Penerbangan yang Mengangkut 130.000 Penumpang Dibatalkan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 19:23 WIB
loading...
Pramugari Air Canada...
Ribuan pramugari Air Canada mogok, ratusan penerbangan dibatalkan. Foto/X/@MarkHancockCUPE
A A A
OTTAWA - Ratusan penerbangan dibatalkan setelah pramugari Air Canada yang tergabung dalam serikat pekerja mogok kerjal. Itu setelah perundingan mengenai kenaikan upah dengan maskapai terbesar di Kanada.

“Kami sekarang resmi mogok kerja,” ujar Serikat Pekerja Publik Kanada (CUPE), yang mewakili 10.000 pramugari Air Canada, dalam sebuah unggahan media sosial sesaat sebelum pukul 01:00 ET [05:00 GMT], dilansir Al Jazeera.

Maskapai penerbangan tersebut mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah menangguhkan semua penerbangan untuk Air Canada dan maskapai berbiaya rendahnya, Air Canada Rouge, karena pemogokan tersebut, yang merupakan yang pertama sejak 1985.

“Sekitar 130.000 pelanggan akan terdampak setiap harinya selama pemogokan berlanjut,” kata Air Canada dalam sebuah pernyataan.

“Air Canada sangat menyarankan pelanggan yang terdampak untuk tidak pergi ke bandara kecuali mereka memiliki tiket terkonfirmasi untuk maskapai selain Air Canada atau Air Canada Rouge,” tambah maskapai tersebut.

Penerbangan untuk operator regional, Air Canada Jazz dan PAL Airlines, akan tetap beroperasi.

Air Canada telah mengumumkan tawaran gaji terbarunya kepada pramugari dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, yang menyebutkan bahwa berdasarkan ketentuan tersebut, seorang pramugari senior rata-rata akan menerima gaji USD65.000 per tahun pada tahun 2027.

Namun, CUPE menggambarkan tawaran maskapai tersebut sebagai "di bawah inflasi (dan) di bawah nilai pasar".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved