Paus Fransiskus Tiba di Irak dalam Kunjungan Bersejarah dan Berisiko

Jum'at, 05 Maret 2021 - 21:31 WIB
loading...
Paus Fransiskus Tiba...
Paus Fransiskus disambut perdana menteri Irak di bandara Baghdad, Irak. Foto/REUTERS
A A A
BAGHDAD - Paus Fransiskus telah tiba di Irak untuk kunjungan kepausan pertama di sana. Ini menjadi perjalanan internasional pertamanya sejak dimulainya pandemi virus corona.

Kekhawatiran akibat Covid-19 dan keamanan menjadikan kunjungan ini paling berisiko, tetapi Paus berusia 84 tahun itu bersikeras bahwa dia "terikat tugas".

Baca juga: Irak Kerahkan Pasukan Khusus untuk Amankan Kunjungan Paus Fransiskus

Dia akan mencoba meyakinkan komunitas Kristen yang semakin menipis di Irak. Dia juga mendorong dialog antaragama, bertemu dengan ulama Muslim Syiah yang paling dihormati di Irak.

Baca juga: Terancam, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Avenger di Suriah dan Irak

Paus juga akan merayakan Misa di satu stadion di Irbil, Irak utara.

Baca juga: Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak

Sekitar 10.000 personel Pasukan Keamanan Irak dikerahkan untuk melindungi Paus, sementara jam malam sepanjang waktu juga diberlakukan untuk membatasi penyebaran Covid-19.

Di pesawat ke Irak, Paus Fransiskus mengatakan dia senang bisa melakukan perjalanan lagi.

"Ini adalah perjalanan simbolik dan ini adalah tugas menuju tanah yang telah menjadi martir selama bertahun-tahun," ungkap dia.

Dia sebelumnya mengatakan orang Kristen Irak tidak bisa "dikecewakan untuk kedua kalinya", setelah Paus Yohanes Paulus II membatalkan rencana perjalanan pada 1999 ketika pembicaraan dengan pemerintah Presiden Saddam Hussein gagal.

Dalam dua dekade sejak saat itu, salah satu komunitas Kristen tertua di dunia telah mengalami penurunan jumlah dari 1,4 juta menjadi sekitar 250.000, kurang dari 1% dari populasi.

Banyak yang melarikan diri ke luar negeri untuk menghindari kekerasan yang melanda negara itu sejak invasi pimpinan AS pada 2003 yang menggulingkan Saddam.

Puluhan ribu orang juga terlantar ketika militan Negara Islam (ISIS) menyerbu Irak utara pada 2014, menghancurkan gereja bersejarah mereka, menyita properti mereka, dan memberi mereka pilihan untuk membayar pajak, pindah agama, pergi atau menghadapi kematian.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Bukan 1, Israel Operasikan...
Bukan 1, Israel Operasikan 2 Pangkalan Rahasia di Irak untuk Perang Melawan Iran
Militer Baghdad Sangkal...
Militer Baghdad Sangkal Ada Pangkalan Rahasia Israel di Irak untuk Serang Iran
Heboh Pangkalan Rahasia...
Heboh Pangkalan Rahasia Israel di Irak: Landasan Pacu Era Saddam Hussein hingga Helikopter Mencurigakan
Pangkalan Rahasia Israel...
Pangkalan Rahasia Israel di Irak Bikin Geger, Parlemen Panggil Para Menteri
Irak Jadi Pangkalan...
Irak Jadi Pangkalan Rahasia Israel untuk Serang Iran, Ini Respons Jenderal Baghdad
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved