Heboh Pangkalan Rahasia Israel di Irak: Landasan Pacu Era Saddam Hussein hingga Helikopter Mencurigakan

Senin, 11 Mei 2026 - 11:37 WIB
loading...
Heboh Pangkalan Rahasia...
Israel dilaporkan telah membangun dan mengoperasikan pangkalan militer rahasia di Irak untuk perang melawan Iran. Foto/Boeing
A A A
BAGHDAD - Sebuah laporan dari The Wall Street Journal (WSJ) mengungkap bahwa Israel telah membangun dan mengoperasikan pangkalan militer rahasia di wilayah gurun di Irak untuk perang melawan Iran. Pengungkapan ini mengingatkan pada pernyataan yang dibuat pada bulan Maret oleh kepala Angkatan Udara Israel saat itu, Tomer Bar.

Dalam surat tertanggal 4 Maret kepada pasukannya, beberapa hari setelah operasi melawan Iran dimulai, Bar menulis bahwa pasukan khusus di Angkatan Udara sedang melakukan "misi luar biasa yang dapat membangkitkan imajinasi."

Baca Juga: Irak Jadi Pangkalan Rahasia Israel untuk Serang Iran, Ini Respons Jenderal Baghdad

Pada hari yang sama, edisi Arab dari surat kabar The Independent melaporkan insiden mencurigakan di Irak. Mengutip seorang anggota parlemen Irak, laporan itu mengatakan bahwa sebuah pasukan, yang tampaknya pasukan Amerika Serikat (AS), melakukan pendaratan cepat di bawah perlindungan udara di gurun Najaf-Karbala di Irak barat daya.

Laporan itu mengatakan empat hingga tujuh helikopter masuk dari Suriah dan pasukan Irak yang dikirim untuk menyelidiki mendapat serangan.

WSJ melaporkan pada hari Sabtu lalu bahwa pangkalan militer rahasia Israel itu hampir terbongkar pada awal Maret, setelah seorang penggembala setempat memperhatikan aktivitas yang tidak biasa, termasuk penerbangan helikopter. Pasukan Irak yang dikirim untuk menyelidiki dilaporkan dipukul mundur oleh serangan udara Israel, yang menewaskan seorang tentara Irak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved