Polisi Tembaki Demonstran Myanmar, Upaya Diplomatik ASEAN Buntu
Rabu, 03 Maret 2021 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
“Sembilan orang terluka ketika polisi menembakkan peluru karet di Mandalay,” ungkap laporan kantor berita Myanmar Now.
Ada juga laporan yang belum dikonfirmasi tentang penembakan dan korban terluka di pusat kota Myingyan dan Magway. Media melaporkan lima orang terluka di kota Monywa.
“Polisi membubarkan kerumunan di kota utama Yangon dengan gas air mata,” papar saksi mata di sana.
“Para pengunjuk rasa juga berada di luar Negara Bagian Chin di barat, Negara Bagian Kachin di utara, Negara Bagian Shan di timur laut, wilayah tengah Sagaing dan kota selatan Dawei,” ungkap laporan media dan penduduk.
“Kami bertujuan menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun di negara ini yang menginginkan kediktatoran,” tegas Salai Lian, aktivis di Negara Bagian Chin, mengatakan kepada Reuters.
Kekhawatiran internasional tentang gejolak memuncak tetapi ASEAN gagal membuat terobosan dalam pertemuan virtual para menteri luar negeri membahas Myanmar pada Selasa.
Meski bersatu dalam seruan untuk menahan diri, hanya empat anggota yakni Indonesia, Malaysia, Filipina dan Singapura yang menyerukan pembebasan Suu Kyi dan tahanan lainnya.
“Kami menyatakan kesiapan ASEAN membantu Myanmar dengan cara yang positif, damai dan konstruktif,” ujar ketua ASEAN, Brunei, dalam pernyataan.
Ada juga laporan yang belum dikonfirmasi tentang penembakan dan korban terluka di pusat kota Myingyan dan Magway. Media melaporkan lima orang terluka di kota Monywa.
“Polisi membubarkan kerumunan di kota utama Yangon dengan gas air mata,” papar saksi mata di sana.
“Para pengunjuk rasa juga berada di luar Negara Bagian Chin di barat, Negara Bagian Kachin di utara, Negara Bagian Shan di timur laut, wilayah tengah Sagaing dan kota selatan Dawei,” ungkap laporan media dan penduduk.
“Kami bertujuan menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun di negara ini yang menginginkan kediktatoran,” tegas Salai Lian, aktivis di Negara Bagian Chin, mengatakan kepada Reuters.
Kekhawatiran internasional tentang gejolak memuncak tetapi ASEAN gagal membuat terobosan dalam pertemuan virtual para menteri luar negeri membahas Myanmar pada Selasa.
Meski bersatu dalam seruan untuk menahan diri, hanya empat anggota yakni Indonesia, Malaysia, Filipina dan Singapura yang menyerukan pembebasan Suu Kyi dan tahanan lainnya.
“Kami menyatakan kesiapan ASEAN membantu Myanmar dengan cara yang positif, damai dan konstruktif,” ujar ketua ASEAN, Brunei, dalam pernyataan.
Lihat Juga :