Mario Aoun: Istri Para Politisi Lebanon Tawarkan Layanan Seks ke Pemimpin Asing
Rabu, 03 Maret 2021 - 06:15 WIB
loading...
Anggota Parlemen Lebanon, Mario Aoun. Foto/Twitter/Gulf News
A
A
A
BEIRUT - Anggota Parlemen Lebanon , Mario Aoun, membuat komentar yang memicu kontroversi dan kemarahan publik. Dia mengeklaim istri para politisi di negara itu menawarkan layanan seks kepada para pemimpin dan politisi asing untuk tujuan politik.
Pernyataan Mario Aoun dari Free Patriotic Movement [Gerakan Patriotik Bebas]—partainya Presiden Michel Aoun—semakin menambah daftar krisis di negara itu, mulai dari kegagalan elite politik dalam membentuk pemerintahan baru, menyalahkan pejabat yang bertanggung jawab atas ledakan dahsyat Agustus tahun lalu yang menghancurkan sebagian besar ibu kota, hingga skandal vaksin baru-baru ini.
Baca juga: Imbas Kapal Israel Dihantam Ledakan, Iran Pantau Gerak-gerik Israel
“Istri dari beberapa politisi Lebanon biasa melakukan penawaran seksual kepada para pemimpin dan politisi di negara lain, agar mereka melindungi kepentingan politik suami mereka,” kata Mario Aoun dalam wawancara 47 menit di SBI TV yang dilansir Gulf News, Rabu (3/3/2021).
Pernyataannya menuai kemarahan dari publik Lebanon pengguna media sosial. Mereka mendesak pemirsa dan komentator untuk mengutuk tuduhan yang dibuat Mario Aoun selama wawancara televisi tersebut.
Pernyataan Mario Aoun dari Free Patriotic Movement [Gerakan Patriotik Bebas]—partainya Presiden Michel Aoun—semakin menambah daftar krisis di negara itu, mulai dari kegagalan elite politik dalam membentuk pemerintahan baru, menyalahkan pejabat yang bertanggung jawab atas ledakan dahsyat Agustus tahun lalu yang menghancurkan sebagian besar ibu kota, hingga skandal vaksin baru-baru ini.
Baca juga: Imbas Kapal Israel Dihantam Ledakan, Iran Pantau Gerak-gerik Israel
“Istri dari beberapa politisi Lebanon biasa melakukan penawaran seksual kepada para pemimpin dan politisi di negara lain, agar mereka melindungi kepentingan politik suami mereka,” kata Mario Aoun dalam wawancara 47 menit di SBI TV yang dilansir Gulf News, Rabu (3/3/2021).
Pernyataannya menuai kemarahan dari publik Lebanon pengguna media sosial. Mereka mendesak pemirsa dan komentator untuk mengutuk tuduhan yang dibuat Mario Aoun selama wawancara televisi tersebut.
Lihat Juga :