Kepolisian Indonesia dan Turki Sepakat Perkuat Kapasitas Bersama
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:28 WIB
loading...
Kesepakatan ini muncul dalam Joint Working Group Pertama Kepolisian Indonesia dan Kepolisian Turki yang berlangsung secara daring. Foto/KBRI Ankara
A
A
A
ANKARA - Polri dan Kepolisian Nasional Turki sepakat kuatkan kapasitas bersama, khususnya kapasitas personel. Kesepakatan ini muncul dalam Joint Working Group Pertama Kepolisian Indonesia dan Kepolisian Turki yang berlangsung secara daring.
“Polri telah menyampaikan rancangan Technical Arrangement on Police Education and Training kepada Kepolisian Turki untuk memperkuat usulan peningkatan kapasitas personil kepolisian kedua negara," ujar Kadivhubinter Polri, Johni Asadoma, yang memimpin Delegasi Indonesia ke pertemuan tersebut.
"Program pendidikan dan pelatihan ini meliputi pertukaran personel, pengajar, dan tenaga ahli serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Selain itu, kerjasama juga termasuk program pendidikan S1 dan S2," sambungnya, seperti dikutip Sindonews dari siaran pers Kedutaan Besar Indonesia di Ankara pada Minggu (28/2/2021).
Dokumen yang mengatur kerjasama tersebut akan meliputi kerjasama penguatan wawasan tata kelola organisasi, teknologi kepolisian serta sistem pendidikan.
Selain kesepakatan penguatan kapasitas bersama, dalam pertemuan tersebut kedua kepolisian juga sepakat untuk meningkatkan derajat kerjasama kepolisian kedua negara yang semua dalam bentuk Memorandum of Intent (MOI) menjadi Memorandum of Understanding (MOU).
MOU tersebut diharapkan dapat ditandatangani oleh kedua kepolisian saat kunjungan Presiden Turki,Recep Tayyip Erdoğan, ke Jakarta yang direncanakan tahunini.Baca juga: Beri Edukasi Soal Bahaya Kejahatan Siber, Polri Gandeng Komeng dan Daus Mini
Dalam pertemuan, kedua delegasi juga saling bertukar informasi mengenai penanganan kejahatan transnasional, seperti terorisme, perdagangan orang, penyelundupan narkoba dan cybercrime.
“Polri telah menyampaikan rancangan Technical Arrangement on Police Education and Training kepada Kepolisian Turki untuk memperkuat usulan peningkatan kapasitas personil kepolisian kedua negara," ujar Kadivhubinter Polri, Johni Asadoma, yang memimpin Delegasi Indonesia ke pertemuan tersebut.
"Program pendidikan dan pelatihan ini meliputi pertukaran personel, pengajar, dan tenaga ahli serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Selain itu, kerjasama juga termasuk program pendidikan S1 dan S2," sambungnya, seperti dikutip Sindonews dari siaran pers Kedutaan Besar Indonesia di Ankara pada Minggu (28/2/2021).
Dokumen yang mengatur kerjasama tersebut akan meliputi kerjasama penguatan wawasan tata kelola organisasi, teknologi kepolisian serta sistem pendidikan.
Selain kesepakatan penguatan kapasitas bersama, dalam pertemuan tersebut kedua kepolisian juga sepakat untuk meningkatkan derajat kerjasama kepolisian kedua negara yang semua dalam bentuk Memorandum of Intent (MOI) menjadi Memorandum of Understanding (MOU).
MOU tersebut diharapkan dapat ditandatangani oleh kedua kepolisian saat kunjungan Presiden Turki,Recep Tayyip Erdoğan, ke Jakarta yang direncanakan tahunini.Baca juga: Beri Edukasi Soal Bahaya Kejahatan Siber, Polri Gandeng Komeng dan Daus Mini
Dalam pertemuan, kedua delegasi juga saling bertukar informasi mengenai penanganan kejahatan transnasional, seperti terorisme, perdagangan orang, penyelundupan narkoba dan cybercrime.
Lihat Juga :