Turki Kecam Upaya Kudeta di Armenia
Kamis, 25 Februari 2021 - 21:57 WIB
loading...
Turki melemparkan kecaman keras atas apa yang mereka sebut sebagai upaya kudeta terhadap Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan. Foto/REUTERS
A
A
A
ANKARA - Turki melemparkan kecaman keras atas apa yang mereka sebut sebagai upaya kudeta terhadap Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan. Militer dituding melakukan kudeta, setelah mereka turut bereaksi atas krisis politik yang terjadi di Armenia.
"Kami menentang segala upaya kudeta atau kudeta, di mana pun itu terjadi di dunia. Kami mengutuk keras upaya kudeta di Armenia," kata Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, seperti dilansir Reuters pada Kamis (25/2/2021).
Seperti diketahui, Pashinyan, telah menghadapi seruan untuk mundur sejak November setelah apa yang dikatakan para kritikus sebagai penanganan yang sangat buruk atas konflik enam minggu antara Azerbaijan dan pasukan etnis Armenia di Nagorno-Karabakh dan sekitarnya.
Mantan jurnalis yang berkuasa dalam revolusi damai pada Mei 2018, telah menolak seruan untuk mundur meskipun ada protes dari oposisi. Dia mengatakan dia bertanggung jawab atas apa yang terjadi, tetapi sekarang perlu memastikan keamanan negaranya.
Militer Armenia kemudian menambah tekanan terhadap Pashinyan, dengan turut melemparkan kritikan keras terhadap pemerintahanya. Baca juga: Gadis Cilik Ini Tak Bisa Lihat Ayahnya Terakhir Kali karena Dipenjara Rezim Turki
"Kami menentang segala upaya kudeta atau kudeta, di mana pun itu terjadi di dunia. Kami mengutuk keras upaya kudeta di Armenia," kata Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, seperti dilansir Reuters pada Kamis (25/2/2021).
Seperti diketahui, Pashinyan, telah menghadapi seruan untuk mundur sejak November setelah apa yang dikatakan para kritikus sebagai penanganan yang sangat buruk atas konflik enam minggu antara Azerbaijan dan pasukan etnis Armenia di Nagorno-Karabakh dan sekitarnya.
Mantan jurnalis yang berkuasa dalam revolusi damai pada Mei 2018, telah menolak seruan untuk mundur meskipun ada protes dari oposisi. Dia mengatakan dia bertanggung jawab atas apa yang terjadi, tetapi sekarang perlu memastikan keamanan negaranya.
Militer Armenia kemudian menambah tekanan terhadap Pashinyan, dengan turut melemparkan kritikan keras terhadap pemerintahanya. Baca juga: Gadis Cilik Ini Tak Bisa Lihat Ayahnya Terakhir Kali karena Dipenjara Rezim Turki
Lihat Juga :