Diperingatkan Biden Hati-hati, Ini Jawaban Iran

Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:38 WIB
loading...
Diperingatkan Biden...
Iran mengkritik keras serangan udara AS di Suriah. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
TEHERAN - Serangan udara terhadap milisi yang ditempatkan di perbatasan Suriah dengan Irak yang ditugaskan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden awal pekan ini dikritik keras oleh Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran , Ali Shamkhani.

Shamkhani menyebut AS berusaha untuk menghidupkan kembali terorisme di wilayah Suriah dan mendukung Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS) .

"Tindakan Amerika baru-baru ini memperkuat dan memperluas aktivitas teroris Daesh (IS) di wilayah tersebut," kata Shamkhani saat dia bertemu dengan Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein yang sedang berkunjung. Ini adalah kunjungan kedua diplomat Irak ke negara tetangga bulan ini.



"Serangan terhadap pasukan perlawanan anti-teroris adalah awal dari babak baru terorisme terorganisir," tambah pejabat itu seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (27/2/2021).

Shamkhani pun berjanji akan menghadapi rencana AS untuk menghidupkan kembali terorisme di wilayah tersebut. Namun ia tidak merinci bagaimana tepatnya Teheran berencana melakukan hal itu.

Serangan udara di sisi perbatasan Irak-Suriah terjadi di provinsi Deir-ez-Zor pada Kamis malam. Serangan itu menargetkan perkemahan kelompok paramiliter yang didukung Iran yang ditempatkan di sana. Meskipun tidak ada angka resmi yang muncul, mereka dilaporkan menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai empat anggota milisi lainnya.

Baca juga: Satu Pejuang Tewas dalam Serangan Udara AS pada Milisi Iran di Suriah

Serangan itu rupanya tidak dimaksudkan untuk menyebabkan kerusakan besar-besaran terhadap milisi. Ditanya tentang tujuan serangan itu, dan pesan apa yang dikirimkannya ke Iran, Biden mengatakan itu hanya peringatan.

“Anda tidak dapat bertindak dengan impunitas. Hati-hati,” kata Biden kepada wartawan.

Baca juga: Pesan Biden ke Iran dengan Serangan Rudal: Anda Tidak Kebal, Hati-Hati!

Serangan itu dikecam oleh pemerintah Suriah sebagai tindakan agresi terbuka terhadap negara tersebut.

"Republik Arab Suriah mengutuk keras agresi AS terhadap kedaulatannya," kata Kementerian Luar Negeri Suriah, menyebut serangan itu sebagai tindakan agresi pengecut dan pelanggaran mencolok terhadap aturan hukum internasional dan Piagam PBB.

Baca juga: Dibombardir 2 F-15 AS atas Perintah Biden, Suriah: Agresi Pengecut!
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved