Laporan Rahasia PBB: Blackwater Ingin Gulingkan Pemerintahan Libya

Rabu, 24 Februari 2021 - 07:31 WIB
loading...
A A A
Para pakar PBB menuduh perusahaan-perusahaan ini dan para eksekutifnya, yang merupakan ahli keamanan, melanggar embargo senjata yang diberlakukan Dewan Keamanan PBB di Libya.

Helikopter militer yang dimaksudkan untuk mendukung serangan Haftar harus dibeli dari Yordania. Namun, otoritas Yordania menangguhkan kesepakatan itu pada 18 Juni 2019, ketika mereka mengetahui rencana tersebut, yang mendorong Prince untuk pergi ke Afrika Selatan.

Menurut laporan itu, upaya kedua Prince untuk menggulingkan pemerintah yang sah adalah ketika tim tentara bayaran dari Operation Project Opus dikerahkan pada April dan Mei 2020 untuk menghancurkan target utama di Libya.

“Namun, pembelian pesawat yang seharusnya ikut serta dalam pertempuran dibatalkan dengan dalih pesawat tersebut akan menjadi sasaran sistem pertahanan udara Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA),” ungkap laporan PBB.

Menurut media AS, tuduhan bahwa Prince melanggar embargo senjata yang diberlakukan Dewan Keamanan PBB di Libya membuatnya terkena kemungkinan sanksi oleh PBB, termasuk larangan perjalanan dan pembekuan rekening bank dan asetnya, meskipun ini tidak pasti.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Mantan Menteri Gaddafi:...
Mantan Menteri Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya dengan Mempercayai AS
Eks Menteri Muammar...
Eks Menteri Muammar Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya Percayai AS
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Adik Kim Jong Un: Program...
Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!
Rekomendasi
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved