Laporan Rahasia PBB: Blackwater Ingin Gulingkan Pemerintahan Libya

Rabu, 24 Februari 2021 - 07:31 WIB
loading...
A A A


Laporan itu membenarkan bahwa setelah pertemuan itu, “Prince mengirim tentara bayaran asing, pesawat penyerang, dan kapal perang ke Haftar.”

Laporan tersebut mengungkapkan pasukan tentara bayaran yang dikirim Prince berencana membentuk tim untuk melacak dan membunuh para pemimpin Libya.

Menurut laporan itu, Prince adalah saudara laki-laki Betsy DeVos, mantan menteri pendidikan di era pemerintahan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Laporan PBB tersebut menimbulkan pertanyaan tentang apakah Prince mendapat manfaat dari hubungannya dengan pemerintahan Trump untuk meluncurkan operasinya di Libya, yang biayanya diperkirakan mencapai USD80 juta.

Sebagai bagian dari operasi militer yang disebut "Proyek Opus", ada juga rencana untuk menculik dan membunuh tokoh-tokoh Libya, termasuk Komandan Abdul Rauf Kara, dan dua komandan lain yang memegang paspor Irlandia.

Laporan PBB mengungkapkan bahwa tiga perusahaan yaitu, Lancaster 6 DMCC, L-6 FZE dan Opus Capital Asset Limited FZE dipekerjakan untuk merencanakan dan mengelola fase implementasi dan pembiayaan operasi itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Parah! Penjaga Daycare...
Parah! Penjaga Daycare Ini Masukkan Anak yang Rewel ke Dalam Mesin Cuci
Rekomendasi
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Moncer! Mbappe, Kane, Haaland Mengekor
Berita Terkini
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved