Facebook Cabut Larangan Halaman Berita di Australia

Selasa, 23 Februari 2021 - 17:08 WIB
loading...
A A A
Namun pemerintah Australia mengatakan UU tersebut diperlukan untuk "menyamakan kedudukan" bagi para penerbit berita, yang telah melihat keuntungannya merosot di era internet.

Mengapa berubah pikiran? Facebook mengatakan pada Selasa bahwa pihaknya telah diyakinkan saat diskusi baru-baru ini dengan pemerintah Australia.

"Ke depan, pemerintah telah mengklarifikasi bahwa kami akan mempertahankan kemampuan untuk memutuskan apakah berita muncul di Facebook sehingga kami tidak secara otomatis tunduk pada negosiasi paksa," ujar Campbell Brown, wakil presiden kemitraan berita global di Facebook.

"Kami telah mencapai kesepakatan yang memungkinkan kami mendukung penerbit yang kami pilih, termasuk penerbit kecil dan lokal," ungkap dia.

Facebook telah memiliki produk "showcase"-nya sendiri yakni Tab Berita Facebook yang dengannya Facebook membayar biaya kepada organisasi media untuk menampilkan berita mereka di platformnya. Namun, fitur ini hanya tersedia di Inggris dan AS.

Google juga mengancam akan menarik mesin pencari utamanya dari Australia, tetapi perusahaan tersebut baru-baru ini menyetujui kesepakatan dengan perusahaan media lokal termasuk Nine Entertainment, Seven West Media, dan News Corporation milik Rupert Murdoch.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Sarwendah Ungkap Alasan...
Sarwendah Ungkap Alasan Pindah Rumah, Didatangi Debt Collector hingga Ancaman Dilelang
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved