Media Rusia Putar Rekaman Legenda Mossad Eli Cohen Keluyuran di Damaskus

Selasa, 23 Februari 2021 - 10:10 WIB
loading...
Media Rusia Putar Rekaman...
Gambar rekaman yang diputar media Rusia menunjukkan legenda Mossad Israel, Eli Cohen, keluyuran di Ibu Kota Suriah, Damaskus, tahun 1960-an. Foto/Times of Israel/YouTube
A A A
TEL AVIV - Media pemerintah Rusia telah menyiarkan rekaman yang menunjukkan legenda mata-mata Mossad Israel; Eli Cohen, jalan-jalan di Damaskus, Suriah , selama tahun 1960-an. Cohen berkeluyuran di ibu kota negara musuh itu ketika dia aktif sebagai mata-mata negara Yahudi.

Jaringan televisi Russia Today (RT) memasukkan rekaman klip itu sebagai bagian dari film dokumenter yang dirilis minggu lalu, berjudul "Spyfall". Dokumenter itu mengeksplorasi spionase di Suriah pada saat itu.

Baca juga: Ilmuwan Senjata Kimia Rezim Suriah Diduga Jadi Mata-mata CIA

Dalam beberapa detik film hitam putih, seorang pria yang menurut media tersebut adalah agen Mossad; Eli Cohen, terlihat berjalan di sepanjang jalan di Ibu Kota Suriah dekat markas Angkatan Udara Suriah di kawasan pemerintahan, tidak jauh dari apartemen Cohen.

Rekaman tersebut dilaporkan difilmkan oleh Boris Lukin, seorang spesialis sinyal yang telah dikirim ke Suriah sebagai atase militer Rusia.

Baca juga: Istri Cantik Bos Narkoba El Chapo Ditangkap di Virginia

Tidak jelas apakah dia bermaksud memfilmkan Cohen atau menangkapnya dengan kamera secara kebetulan.

Janda Cohen, Nadia Cohen, mengatakan kepada surat kabar Israel Hayom bahwa dia telah menonton klip tersebut. “Ini adalah pengingat Eli saya,” katanya.

Namun, Nadia juga mengkritik pemerintah Israel karena tidak berbuat lebih banyak untuk membawa pulang jenazah suaminya, yang lokasinya masih menjadi misteri.

Cohen menyusup ke tingkat teratas kepemimpinan politik Suriah pada tahun-tahun sebelum Perang Enam Hari 1967, dan informasi yang dia peroleh dipuji karena memainkan peran kunci dalam keberhasilan Israel yang menakjubkan dalam perang itu.

Dia diadili dan dieksekusi oleh pemerintah Suriah karena spionase pada 18 Mei 1965, setelah dia berhasil menyusup ke pemerintah Suriah dengan nama alias Kamel Amin Thaabet selama empat tahun.

Jenazah Cohen belum dikembalikan dari Suriah, meski ada permintaan selama puluhan tahun oleh keluarganya. Israel telah meminta bantuan Rusia dalam upaya itu, yang sejauh ini tidak berhasil.

Dokumenter RT dirilis ketika Moskow menengahi pembebasan seorang wanita Israel yang menyeberang ke Suriah pada awal bulan ini.

Baca juga: Rekaman Bocor Lagi, Wapres Gila Seks Ini Undang Selingkuhan ke Hotel

Wanita itu dikembalikan ke Israel pada hari Jumat melalui kesepakatan pertukaran tahanan yang ditengahi oleh Rusia, dua minggu setelah dia melintasi perbatasan ke Suriah.

Detail pertukaran tahanan, termasuk nama wanita Israel dan fotonya, telah disensor oleh militer. Wanita itu dilaporkan berusia 25 tahun dari Modiin Illit yang fasih berbahasa Arab.

Israel membebaskan dua gembala Suriah yang ditangkap di sisi perbatasan Israel, dan mengurangi hukuman seorang tahanan keamanan berkebangsaan Suriah, dalam apa yang secara luas dipandang sebagai kesepakatan pertukaran tahanan.

Meski demikianm, ada sebuah laporan asing yang mengatakan bahwa Israel juga setuju untuk membeli vaksin COVID-19 Sputnik V Rusia senilai USD1 juta untuk Suriah sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved