China Salahkan Trump atas Buruknya Hubungan, Desak Biden Tinggalkan Kebijakan Sanksi

Senin, 22 Februari 2021 - 14:31 WIB
loading...
China Salahkan Trump...
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengatakan, Beijing siap untuk bekerja memulihkan dialog dengan Washington dan berharap AS meninggalkan kebijakan sanksi. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Menteri Luar Negeri China , Wang Yi mengatakan, Beijing siap untuk bekerja memulihkan dialog dengan Washington dan berharap Amerika Serikat (AS) meninggalkan kebijakan sanksi. Dia menekankan bahwa China tidak pernah ikut campur dalam urusan dalam negeri Amerika.

"Selama beberapa tahun terakhir, AS pada dasarnya memutus dialog bilateral di semua tingkatan," kata Wang pada forum Kementerian Luar Negeri di Beijing, seperti dilansir Sputnik pada Senin (22/2/2021). Baca juga: China Tuding Lab Militer Fort Detrick AS Jadi Biang Virus Corona

Wang menyalahkan pemerintahan AS Donald Trump atas kerusakan hubungan bilateral dan meminta Washington untuk menciptakan kondisi kerja sama, menghapus tarif barang-barang China dan meninggalkan sanksi yang dikenakan pada perusahaan teknologi, dan institusi akademik China.

"Kami siap untuk melakukan komunikasi yang jujur dengan AS. China dan AS perlu memperkuat saling pengertian melalui dialog, terlepas dari perbedaan sosial, budaya, dan sejarah serta berbagai perbedaan pendapat antara kedua negara," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa Beijing tidak pernah mencampuri urusan dalam negeri AS, menghormati pilihan rakyat Amerika. Oleh karena itu, jelasnya, Washington perlu menghormati kepentingan China juga.

Diplomat senior China itu menuturkan AS perlu berhenti "mencemarkan" Partai Komunis China dan sistem politik negara, dan harus berhenti mendukung tindakan keliru dari pasukan separatis yang mendukung kemerdekaan Taiwan.

Dirinya juga menyerukan upaya Washington untuk merusak kedaulatan dan keamanan China serta mencampuri urusan dalam negerinya, terutama terkait Hong Kong, Tibet, dan Xinjiang.Baca juga: Kabar Gembira! Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi RI Nomor 4 Setelah China, Vietnam & Korsel

Wang menambahkan bahwa China melindungi perdamaian di dunia, tidak bertujuan untuk menggulingkan pemerintah negara lain, dan tidak memaksakan ideologi apa pun kepada negara lain.

Meskipun hubungan AS-China jatuh ke posisi terendah baru di bawah pemerintahan Trump, Presiden AS, Joe Biden telah bersumpah untuk lebih keras di Beijing daripada pendahulunya.

Dalam pembicaraan dengan Presiden China, Xi Jinping awal bulan ini, Biden memperingatkan Beijing bahwa AS prihatin dengan aktivitasnya di Indo-Pasifik, pelanggaran HAM dan praktik perdagangan yang tidak adil.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Program Magang Nasional Rangkul Difabel, Pengamat: Terobosan Paling Progresif
Bukan Cuma Jago Nyanyi,...
Bukan Cuma Jago Nyanyi, Meidra Idol Ternyata Pernah Terjun ke Dunia Kapal Tanker
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Trump Kecam Pengampunan...
Trump Kecam Pengampunan untuk Hunter Biden sebagai Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved