Bangkitkan Kembali Perekonomian, Negara Eropa Segera Buka Perbatasan

Senin, 18 Mei 2020 - 10:15 WIB
loading...
A A A
Jumlah kematian baru di Prancis mencapai angka terendah selama satu bulan terakhir. Sementara itu, seorang kepala perawatan intensif di wilayah Paris mengatakan kepada media setempat bahwa virus korona tercatat di Prancis pada 27 Desember 2019, sebulan sebelum kasus pertama dikonfirmasi.

Yves Cohen mengatakan kepada BFMTV bahwa timnya telah meninjau ulang tes yang hasilnya negatif untuk flu dan virus korona lain pada 24 pasien, yang dirawat di rumah sakit karena masalah pernapasan pada Desember dan Januari lalu. “Dari 24 pasien, kami memiliki satu hasil positif untuk Covid-19 pada 27 Desember ketika dia berada di rumah sakit,” katanya.

Anak-anak direncanakan kembali ke sekolah secara bertahap, beberapa bisnis akan dibuka kembali, dan orang-orang akan bisa melakukan perjalanan dalam jarak 100 kilometer dari rumah mereka tanpa perlu membawa dokumen resmi yang menjelaskan maksud pergerakan mereka.

Namun, Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran mengatakan, kebijakan itu akan tergantung pada penurunan jumlah infeksi baru, terutama di daerah yang paling parah terkena dampak, seperti wilayah Paris dan timur laut Prancis. Prancis juga mengklarifikasi bahwa aturan yang mengharuskan siapa pun memasuki negara itu untuk diisolasi selama 14 hari tidak berlaku untuk orang yang datang dari negara-negara UE, wilayah Schengen atau Inggris. (Baca juga: Jepang Mulai Keluar dari Darurat Virus, Tokyo Masuki 'Normal Baru')

Sebelumnya, saat Prancis mencatat lebih dari 20.000 kematian terkait virus korona, direktur kesehatan negara itu Jerome Salomon mengatakan jumlah itu “simbolis dan menyakitkan”. “Malam ini, negara kita melewati tonggak simbolis yang menyakitkan,” ujarnya.

Untuk Jerman, Kementerian Dalam Negeri membuka perlintasan perbatasan dengan Austria, Swiss, dan Prancis pada Sabtu lalu dengan protokol kesehatan ketat. Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maaas juga meminta Polandia dan Republik Ceko membuka perbatasan untuk memudahkan pergerakan barang dan manusia. “Kita tidak akan memeriksa perbatasan dengan Prancis, Austria, dan Swiss,” kata Maaas dilansir Reuters. Jerman juga membuka perbatasan dengan Luxembourg dan Denmark. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved