Bangkitkan Kembali Perekonomian, Negara Eropa Segera Buka Perbatasan

Senin, 18 Mei 2020 - 10:15 WIB
loading...
Bangkitkan Kembali Perekonomian,...
Sejumlah anak-anak bermain dekat instalasi gajak raksasa saat pelonggaran lockdown di Les Machinesde lIle di Nantes, Prancis, kemarin. Foto/Reuters
A A A
ROMA - Italia segara membuka perbatasannya bagi wisatawan dari Eropa bulan depan sebagai upaya membangkitkan kembali perekonomian. Hal serupa juga dilakukan Austria, Prancis, Norwegia, Jerman, Polandia, Kroasia, hingga Yunani.

Perdana Menteri (PM) Italia Giuseppe Conte membeberkan langkah pelonggaran isolasi wilayah atau lockdown. Toko, bar, dan restoran akan kembali beroperasi pada hari ini. Masyarakat Italia juga diperbolehkan bepergian di wilayah mereka untuk bertemu teman ataupun keluarga. Gimnasium, kolam renang, dan pusat olahraga akan kembali dibuka pada 25 Mei, kemudian bioskop dan teater dibuka pada 15 Juni.

“Semua pelarangan bepergian dari dan ke negara-negara Uni Eropa (UE) akan dimulai pada 3 Juni dan tanpa perlu kewajiban isolasi diri,” kata PM Conte dilansir Reuters. Langkah itu bertujuan untuk menarik kunjungan wisatawan sehingga membangkitkan kembali sektor pariwisata di negara tersebut yang sekarat karena pandemi corona. (Baca: Tiga Negara Baltik Buka Perbatasan, pertama di Eropa)

Conte menegaskan, pencabutan larangan bepergian itu dilakukan dengan perhitungan risiko. “Kita menghadapi risiko dan kita menerima menerimanya karena kita tidak bisa memulai lagi,” ujarnya. Dia mengungkapkan, masyarakat bisa pergi ke mana pun mereka pergi, berbelanja, ke gunung, ke danau, ataupun pergi ke pantai.

Pengumuman itu berlangsung setelah jumlah korban meninggal turun menjadi 153 pada Sabtu lalu. Itu menjadi titik terendah sejak 9 Maret lalu. Jumlah korban meninggal karena positif virus korona di Italia mencapai 31.800 orang. Tingkat penularan di Italia merosot drastis. Begitu pula dengan angka kematian.

“Angka-angka ini mendorong pemberlakukan serangkaian pelonggaran lockdown dengan risiko yang diperhitungkan. Kami menempuh risiko yang diperhitungkan mengingat kurva penularan bisa naik lagi,” kata Conte. “Kami harus menerimanya, sebab kalau tidak demikian, kami mungkin tidak bisa memulai lagi,” ujarnya.

Italia juga menjadi negara pertama di Eropa yang memberlakukan lockdown di seantero wilayah saat kasus Covid-19 muncul di kawasan utara pada Februari lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Berita Terkini
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved