4 Kapal Perang AS Berpotensi Konfrontasi dengan Tanker Iran di Karibia
Senin, 18 Mei 2020 - 08:58 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Zarif, Abbas Araghchi, telah memanggil duta besar Swiss di Iran, yang mewakili kepentingan Washington di Teheran, untuk menyampaikan peringatan serius Iran pada hari Minggu. Araghchi mengatakan setiap ancaman potensial terhadap kapal tanker Iran akan disambut dengan respons cepat dan tegas.
AS telah menjatuhkan sanksi sepihak yang bertujuan mengakhiri ekspor minyak oleh Iran dan Venezuela. Kedua negara tersebut merupakan produsen minyak mentah utama. (Baca juga: Kehabisan Uang, Venezuela Bayar Bantuan Iran dengan 9 Ton Emas )
Lima kapal tanker Iran kemungkinan membawa sedikitnya USD45,5 juta bensin dan produk-produk serupa kini berlayar ke Venezuela . Pengiriman bahan bakar itu bagian dari kesepakatan yang lebih luas antara kedua negara dan dianggap melanggar sanksi yang diterapkan secara sepihak oleh AS . Pengiriman lima kapal tanker itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.
Pelayaran kelima kapal tanker terjadi setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro beralih ke Iran untuk membantu menghidupkan kembali industri minyak Caracas yang lumpuh setelah dilanda kekacauan ekonomi dan politik.
"Ini seperti yang baru untuk semua orang," kata Kapten Ranjith Raja, seorang analis perusahaan Refinitiv yang melacak pengiriman kapal-kapal tanker Iran di laut. "Kami belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera, Senin (18/5/2020).
AS telah menjatuhkan sanksi sepihak yang bertujuan mengakhiri ekspor minyak oleh Iran dan Venezuela. Kedua negara tersebut merupakan produsen minyak mentah utama. (Baca juga: Kehabisan Uang, Venezuela Bayar Bantuan Iran dengan 9 Ton Emas )
Lima kapal tanker Iran kemungkinan membawa sedikitnya USD45,5 juta bensin dan produk-produk serupa kini berlayar ke Venezuela . Pengiriman bahan bakar itu bagian dari kesepakatan yang lebih luas antara kedua negara dan dianggap melanggar sanksi yang diterapkan secara sepihak oleh AS . Pengiriman lima kapal tanker itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.
Pelayaran kelima kapal tanker terjadi setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro beralih ke Iran untuk membantu menghidupkan kembali industri minyak Caracas yang lumpuh setelah dilanda kekacauan ekonomi dan politik.
"Ini seperti yang baru untuk semua orang," kata Kapten Ranjith Raja, seorang analis perusahaan Refinitiv yang melacak pengiriman kapal-kapal tanker Iran di laut. "Kami belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera, Senin (18/5/2020).
(min)
Lihat Juga :