Penentang Kudeta Myanmar Tolak Klaim Mendukung Junta
Kamis, 18 Februari 2021 - 05:05 WIB
loading...
Demonstran menentang kudeta militer di Myanmar. Foto/REUTERS
A
A
A
YANGON - Ratusan ribu orang berunjuk rasa di Myanmar pada Rabu (17/2), menolak pernyataan militer bahwa publik mendukung penggulingan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi.
Para demonstran mengatakan mereka tidak akan takut mengakhiri pemerintahan militer.
“Demonstrasi sebagian besar berlangsung damai, tetapi pasukan keamanan melepaskan tembakan di kota Mandalay setelah gelap dalam konfrontasi dengan para pekerja kereta api yang mogok kerja,” ungkap warga setempat.
Baca juga: Sultan Brunei Minta Menlu ASEAN Segera Bertemu Bahas Myanmar
Penentang kudeta 1 Februari sangat skeptis terhadap jaminan junta bahwa akan ada pemilu yang adil dan militer akan menyerahkan kekuasaan.
Baca juga: Biden Setujui Penjualan Senjata Senilai Rp2,8 Triliun ke Mesir
Janji itu diungkapkan saat polisi mengajukan tuntutan tambahan terhadap Suu Kyi.
Para demonstran mengatakan mereka tidak akan takut mengakhiri pemerintahan militer.
“Demonstrasi sebagian besar berlangsung damai, tetapi pasukan keamanan melepaskan tembakan di kota Mandalay setelah gelap dalam konfrontasi dengan para pekerja kereta api yang mogok kerja,” ungkap warga setempat.
Baca juga: Sultan Brunei Minta Menlu ASEAN Segera Bertemu Bahas Myanmar
Penentang kudeta 1 Februari sangat skeptis terhadap jaminan junta bahwa akan ada pemilu yang adil dan militer akan menyerahkan kekuasaan.
Baca juga: Biden Setujui Penjualan Senjata Senilai Rp2,8 Triliun ke Mesir
Janji itu diungkapkan saat polisi mengajukan tuntutan tambahan terhadap Suu Kyi.
Lihat Juga :