Biden Setujui Penjualan Senjata Senilai Rp2,8 Triliun ke Mesir
Kamis, 18 Februari 2021 - 00:01 WIB
loading...
Rudal Rolling Airframe buatan Raytheon sedang meluncur. Foto/seaforces.org
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyetujui penjualan senjata senilai USD200 juta (Rp2,8 triliun) ke Mesir .
Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) sedang berlangsung di Mesir, termasuk penangkapan sepupu mantan tahanan politik, beberapa hari sebelum penjualan senjata itu.
Departemen Luar Negeri (Deplu) AS mengatakan penjualan Rudal Rolling Airframe buatan Raytheon senilai USD197 juta untuk angkatan laut Mesir demi meningkatkan pertahanan di sekitar pantai termasuk Laut Merah. AS juga menyetujui penjualan tersebut sesuai dengan tinjauan Kongres.
Baca juga: Tantang China di LCS, Kapal Perang AS Berlayar Dekat Kepulauan Spratly
Deplu AS menambahkan, “Penjualan itu akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu meningkatkan keamanan sekutu utama Non-NATO dan Mesir terus menjadi mitra strategis di Timur Tengah.”
Lihat infografis: Rusia Siap Paksa AS Kembali pada Kesepakatan Nuklir
Berita tentang penjualan senjata bernilai jutaan dolar itu muncul sebagai pukulan setelah Biden berjanji mengambil sikap yang lebih ketat tentang pelanggaran hak asasi manusia di Mesir.
Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) sedang berlangsung di Mesir, termasuk penangkapan sepupu mantan tahanan politik, beberapa hari sebelum penjualan senjata itu.
Departemen Luar Negeri (Deplu) AS mengatakan penjualan Rudal Rolling Airframe buatan Raytheon senilai USD197 juta untuk angkatan laut Mesir demi meningkatkan pertahanan di sekitar pantai termasuk Laut Merah. AS juga menyetujui penjualan tersebut sesuai dengan tinjauan Kongres.
Baca juga: Tantang China di LCS, Kapal Perang AS Berlayar Dekat Kepulauan Spratly
Deplu AS menambahkan, “Penjualan itu akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu meningkatkan keamanan sekutu utama Non-NATO dan Mesir terus menjadi mitra strategis di Timur Tengah.”
Lihat infografis: Rusia Siap Paksa AS Kembali pada Kesepakatan Nuklir
Berita tentang penjualan senjata bernilai jutaan dolar itu muncul sebagai pukulan setelah Biden berjanji mengambil sikap yang lebih ketat tentang pelanggaran hak asasi manusia di Mesir.
Lihat Juga :