Australia Cabut Kewarganegaraan Teroris ISIS, PM Selandia Baru Marah
Selasa, 16 Februari 2021 - 11:22 WIB
loading...
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern. Foto/REUTERS
A
A
A
WELLINGTON - Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern meluapkan kemarahannya dan mengecam pemerintah Australia yang mencabut kewarganegaraan tersangka teroris ISIS yang ditahan di Turki.
Tersangka teroris—seorang wanita—sejatinya memiliki kewarganegaraan ganda Australia-Selandia Baru. Namun, Canberra secara sepihak mencabut kewarganegaraan wanita itu setelah ditahan oleh Ankara.
Baca juga: Arab Saudi Dilaporkan Tangkap Ulama Perempuan karena Mengajar Al-Qur'an di Rumah
PM Ardern menyebut pemerintah PM Scott Morrison tidak bertindak dengan itikad baik.
Wanita tersangka teroris ISIS itu melakukan perjalanan ke Suriah dengan paspor Australia. Dia ditahan di Turki bersama kedua anaknya.
Meski memiliki kewarganegaraan ganda, wanita tersebut tinggal di Australia sejak dia berusia enam tahun, dan melakukan perjalanan ke Suriah dengan paspor Australia-nya.
Tersangka teroris—seorang wanita—sejatinya memiliki kewarganegaraan ganda Australia-Selandia Baru. Namun, Canberra secara sepihak mencabut kewarganegaraan wanita itu setelah ditahan oleh Ankara.
Baca juga: Arab Saudi Dilaporkan Tangkap Ulama Perempuan karena Mengajar Al-Qur'an di Rumah
PM Ardern menyebut pemerintah PM Scott Morrison tidak bertindak dengan itikad baik.
Wanita tersangka teroris ISIS itu melakukan perjalanan ke Suriah dengan paspor Australia. Dia ditahan di Turki bersama kedua anaknya.
Meski memiliki kewarganegaraan ganda, wanita tersebut tinggal di Australia sejak dia berusia enam tahun, dan melakukan perjalanan ke Suriah dengan paspor Australia-nya.
Lihat Juga :