Houthi 'Rekrut' Ribuan Anak-anak untuk Dijadikan Tentara

Sabtu, 13 Februari 2021 - 10:41 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Arab Saudi: Drone Houthi di Bandara Abha Replika UAV Iran 'Ababil T'

"Houthi menggunakan pola kompleks untuk merekrut secara paksa anak-anak dan menempatkan mereka di daerah bermusuhan di bawah kendalinya di Yaman," bunyi laporan itu, yang mendokumentasikan 111 nama anak-anak yang tewas dalam pertempuran dalam waktu singkat antara Juli dan Agustus 2020.

“Houthi mengancam keluarga Yaman di desa dan daerah di bawah kendali mereka untuk memaksa mereka mengizinkan perekrutan anak-anak mereka, termasuk anak-anak di kamp pengungsian dan panti asuhan. Dalam beberapa kasus, kelompok tersebut merekrut anak-anak dari keluarga miskin dengan imbalan uang ($ 150 per bulan). Mereka dikirim ke medan perang untuk berpartisipasi dalam bentrokan langsung, meletakkan ranjau, dan menjaga titik militer," laporan itu mengungkapkan.

Salah satu anak yang diwawancarai oleh kelompok hak asasi manusia yang ikut menulis laporan tersebut, yang diidentifikasi hanya sebagai F.A. 14 yang berusia 14 tahun, mengatakan dia telah direkrut untuk berperang di garis depan di Nihm.

Baca juga: Koalisi Arab Cegat Rudal dan 2 Drone Houthi yang Targetkan Arab Saudi

“Saya ditugaskan untuk memuat senjata dan mengangkutnya dengan bahan makanan ke daerah yang tinggi dan terjal. Itu sulit dan melelahkan. Saya sering dipukuli dan ditegur ketika saya datang terlambat. Saya banyak menangis pada malam-malam itu, mengkhawatirkan hidup saya dan merindukan ibu, ayah dan saudara laki-laki saya,” tuturnya.

Perampasan makanan, pemenjaraan, penyerangan fisik dan seksual, serta ancaman pembunuhan adalah taktik hukuman yang biasa, menurut kesaksian anak-anak lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Beda dengan Hizbullah,...
Beda dengan Hizbullah, Mengapa Houthi Setengah Hati Terlibat dalam Perang Iran?
Houthi Bersumpah Tingkatkan...
Houthi Bersumpah Tingkatkan Serangan ke AS dan Israel jika Perang Terus Berlanjut
Gabung Perang Iran,...
Gabung Perang Iran, Houthi Yaman Tembakkan Rudal ke Israel
Houthi Yaman Ancam Intervensi...
Houthi Yaman Ancam Intervensi Militer dalam Perang Iran-AS
Pemimpin Houthi Tegaskan...
Pemimpin Houthi Tegaskan Dukung Iran, Peringatkan Kelompoknya Siap Bertindak
Siapa Pemasang Kiswah...
Siapa Pemasang Kiswah Kakbah Pertama? Ini Kisah Uniknya dari Negeri Yaman
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved