Beda dengan Hizbullah, Mengapa Houthi Setengah Hati Terlibat dalam Perang Iran?

Selasa, 21 April 2026 - 03:30 WIB
loading...
Beda dengan Hizbullah,...
Beda dengan Hizbullah, Houthi tampak setengah hati terlibat perang Iran. Foto/X
A A A
TEHERAN - Saat Hizbullah bersemangat menggempur Israel , gerakan Houthi di Yaman justru tampil tenang. Houthi tampak setengah hati dalam membantu Iran memperkeruh perang di Timur Tengah.

Beda dengan Hizbullah, Mengapa Houthi Setengah Hati Terlibat dalam Perang Iran?

1. Houthi Fokus Konsolidasi Kekuasaan di Yaman

Profesor di Institut Thayer Marshall berpendapat bahwa Houthi Yaman “tidak bersemangat” untuk memasuki konflik dalam mendukung Iran meskipun mereka telah memperingatkan untuk menutup Selat Bab al-Mandeb di Laut Merah.

“Ketika Iran memerintahkan proksinya untuk bertindak, Hizbullah Lebanon ikut bertindak, tetapi Houthi hanya melakukan upaya simbolis di sini,” kata des Roches, dilansir Al Jazeera.

“Mereka benar-benar ingin fokus pada konsolidasi kendali mereka di daerah-daerah yang mereka kuasai di Yaman dan tidak bersemangat untuk terlibat dalam konflik lain.”


2. Selat Bab al-Mandeb Bukan Eskalasi Besar

Ia melanjutkan dengan berpendapat bahwa tindakan Houthi di Selat Bab al-Mandeb tidak akan menandai “eskalasi besar”.

“Bab al-Mandeb sudah merupakan daerah yang berisiko,” katanya. “Saat ini, risiko serangan sudah diperhitungkan oleh perusahaan asuransi komersial, dan kargo bernilai tinggi sudah melewati selat tersebut.”

Oleh karena itu, peringatan mengenai selat tersebut “memiliki beberapa potensi, tetapi tidak banyak,” tambahnya.

3. AS Sudah Kalah Perang Melawan AS

Sebelumnya, pemimpin gerakan Houthi Abdul-Malik al-Houthi mengatakan Amerika Serikat setuju untuk gencatan senjata dengan Iran “karena kebutuhan”, menekankan bahwa Washington membuat pilihan sulit setelah koalisi militer AS-Israel dikalahkan dalam perang agresinya terhadap Republik Islam.

“Musuh-musuh terpaksa berdamai setelah menderita kerugian besar dalam hal tentara dan tenaga kerja, dengan ratusan orang tewas dan terluka,” kata al-Houthi, menambahkan bahwa para agresor “menderita kerugian signifikan dalam hal peralatan militer dan penghancuran pangkalan-pangkalan Amerika di wilayah tersebut,” katanya dalam siaran televisi pada hari Kamis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved