Houthi Bersumpah Tingkatkan Serangan ke AS dan Israel jika Perang Terus Berlanjut

Senin, 13 April 2026 - 18:30 WIB
loading...
Houthi Bersumpah Tingkatkan...
Houthi bersumpah tingkatkan serangan ke AS dan Israel jika perang terus berlanjut. Foto/X/@Osint613
A A A
SANAA - Kementerian Luar Negeri Yaman yang dikuasai Gerakan Houthi mengatakan posisi negara Arab itu tetap teguh dalam partisipasi aktif dan peningkatan operasi militer jika Amerika Serikat dan rezim Israel kembali melanjutkan perang agresi mereka terhadap Iran dan Poros Perlawanan.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, kementerian memperingatkan bahwa setiap pembaruan agresi AS di kawasan itu atau pada tingkat eskalasi angkatan laut akan memberikan dampak negatif pada rantai pasokan, harga energi, dan seluruh ekonomi global.

Peningkatan retorika Presiden AS Donald Trump yang kriminal -- memindahkan konfrontasi militer ke laut lepas - membuktikan kegagalan dan kesia-siaan agresi militer AS-Israel terhadap Iran, katanya.

Pernyataan itu merujuk pada dua putaran perang melawan Iran pada Juni 2025 dan Februari 2026 dan menambahkan bahwa Trump yang kriminal dan para sekutunya bercita-cita untuk menggulingkan Republik Islam.



Sekarang, presiden AS berupaya membuka Selat Hormuz, tetapi ia akan gagal mencapai tujuan tersebut, demikian penekanan kementerian tersebut.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump, dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Minggu, mengatakan bahwa angkatan laut Amerika akan memberlakukan blokade laut penuh di Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved