Ketua Olimpiade Tokyo Mundur, Minta Maaf Soal Komentar Seksis

Jum'at, 12 Februari 2021 - 18:31 WIB
loading...
A A A
Juru bicara pemerintah Katsunobu Kato menolak mengomentari masalah atau laporan tentang penerus Mori. Kato menambahkan bahwa segala sesuatunya akan dilakukan sesuai prosedur dan secara transparan.

“Kontroversi Mori telah menyebabkan kerusakan reputasi yang serius pada Olimpiade Tokyo,” ungkap salah satu sumber yang terlibat dalam Olimpiade tersebut. Dia meminta tidak disebutkan namanya karena sensitifnya masalah tersebut.

Dia menambahkan bahwa banyak pejabat menginginkan seorang wanita untuk menggantikan Mori.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike, yang merupakan pelopor pemimpin wanita pertama Tokyo, menghindari jawaban langsung saat ditanya dalam konferensi pers tentang siapa penerus Mori yang seharusnya.

Namun dia mengatakan bahwa orang tersebut harus mewujudkan cita-cita Olimpiade tentang inklusivitas dan menjadi seseorang yang dapat diterima dunia.

“Keragaman dan harmoni, itu adalah sesuatu yang perlu dipahami, diwujudkan, dan disiarkan oleh orang di atas,” papar dia. “Saya pikir ini adalah hal yang penting.”

Tammy Parlour, kepala Women’s Sports Trust di Inggris, mengatakan melalui email kepada Reuters bahwa Olimpiade adalah kesempatan menunjukkan kesetaraan.

“Masalah yang lebih luas bukanlah apa yang dikatakan seorang pria, tetapi bagaimana gerakan Olimpiade dapat memanfaatkan visibilitasnya untuk mempromosikan wanita brilian di semua olahraga dan menciptakan keragaman yang lebih besar di belakang layar dalam posisi kepemimpinan,” ujar dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Bagaimana Jepang, Korea...
Bagaimana Jepang, Korea Selatan dan Taiwan Tanggapi Pertemuan Trump-Xi?
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Ketua Umum PP Muhammadiyah...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta PPN 12% Dikaji Ulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved