Lewat Telepon, Menlu RI dan Jepang Bahas Situasi Myanmar

Kamis, 11 Februari 2021 - 17:26 WIB
loading...
Lewat Telepon, Menlu...
Keduanya bertukar pendapat tentang situasi di Myanmar secara mendalam dan berbagi pandangan serta keprihatinan masing-masing terhadap situasi tersebut. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dilaporkan telah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Jepang , Motegi Toshimitsu. Dalam pembicaraan yang berlangsung semalam itu, keduanya membahas mengenai situasi Myanmar.

Menurut keterangan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia yang diterima Sindonews pada Kamis (11/2/2021), keduanya bertukar pendapat tentang situasi di Myanmar secara mendalam dan berbagi pandangan serta keprihatinan masing-masing terhadap situasi tersebut. Ini termasuk isu penembakan terhadap pendemo secara damai di Naypyidaw.

"Motegi telah menyampaikan kebijakan Jepang dimana Jepang tetap meminta pihak Tentara Myanmar secara tegas untuk menghindari kekerasan terhadap masyarakat sipil, memulihkan sistem politik secara demokratis yang cepat serta membebaskan pihak-pihak yang tertahan antara lain Penasehat Negara Daw Aung San Suu Kyi," kata Kedutaan Besar Jepang.

Menanggapi hal tersebut, papar Kedutaan Besar Jepang, Retno menyampaikan kebijakan, termasuk pentingnya untuk menjaga keselamatan warga negara Myanmar dan mengembalikan proses yang demokratis dari sudut pandang ASEAN.Baca juga: Aksi Menolak Kudeta Militer Berlanjut, Warga Myanmar Berunjuk Rasa di Kedubes China

"Kedua Menlu mengkonfirmasi telah berbagi pemahaman dasar terhadap situasi Myanmar dan sepakat bahwa kedua belah pihak tetap akan kerja sama secara erat mengenai situasi di Myanmar," ujarnya.

Kedutaan Besar Jepang kemudian menuturkan, selain membahas mengenai situasi Myanmar keduanya juga membahas mengenai hubungan bilateral Indonesia dan Jepang.Baca juga: Sanksi Kudeta, AS Blokir Militer Myanmar Akses Dana Pemerintah

"Kedua Menlu telah sepakat untuk memperkuat hubungan bilateral sebagai mitra strategis dan kerja sama terhadap berbagai tantangan internasional," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved