Meski Pimpin Neo-Nazi, Teroris Termuda Inggris Tak Dipenjara
Selasa, 09 Februari 2021 - 09:48 WIB
loading...
A
A
A
Kepala polisi Cornwall Jim Pearce mengatakan bahwa usia pelaku yang masih muda dan perkembangannya yang cepat dalam kelompok ekstremis internasional membawa bahaya yang nyata dan jelas dari radikalisasi online.
Pada usia 13 tahun, bocah laki-laki itu mulai mencari instruksi untuk membuat bahan peledak, kemudian mengumpulkan informasi tentang cara membuat bom molotov dan napalm serta membuat senapan serbu AK-47.
Dia mengungkapkan pandangan rasis, homofobik dan anti-Semit di forum online dan difoto memberi hormat kepada Nazi.
Baca juga: Pura-pura Merampok untuk Prank, Seorang YouTuber Terlanjur Ditembak Mati
Ketika berusia 14 tahun, pada 2019 ia menjadi pemimpin sel Inggris dari kelompok neo-Nazi terlarang yang disebut Divisi Feuerkrieg, yang menyerukan serangan lone wolf.
Pada usia 13 tahun, bocah laki-laki itu mulai mencari instruksi untuk membuat bahan peledak, kemudian mengumpulkan informasi tentang cara membuat bom molotov dan napalm serta membuat senapan serbu AK-47.
Dia mengungkapkan pandangan rasis, homofobik dan anti-Semit di forum online dan difoto memberi hormat kepada Nazi.
Baca juga: Pura-pura Merampok untuk Prank, Seorang YouTuber Terlanjur Ditembak Mati
Ketika berusia 14 tahun, pada 2019 ia menjadi pemimpin sel Inggris dari kelompok neo-Nazi terlarang yang disebut Divisi Feuerkrieg, yang menyerukan serangan lone wolf.
Lihat Juga :