Laporan Kongres: AS Harus Tunda Penarikan Pasukan di Afghanistan
Kamis, 04 Februari 2021 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
“Tahun ini menandai peringatan 20 tahun 9/11, dan saya tidak akan pernah melupakan bagaimana perang ini dimulai. Kami mengalihkan pandangan kami dari Afghanistan, dan itu tidak akan pernah terjadi lagi," papar Graham.
“Kebijakan AS harus direvisi untuk membantu memastikan bahwa pembicaraan damai di Doha antara Taliban dan delegasi yang mencakup pejabat pemerintah Afghanistan menghasilkan penyelesaian yang tahan lama,” ungkap laporan itu.
"Mencapai tujuan keseluruhan dari perdamaian stabil yang dinegosiasikan yang memenuhi kepentingan AS perlu dimulai dengan mengamankan perpanjangan tenggat waktu Mei," papar laporan itu.
Laporan itu mendesak dorongan diplomatik AS agar menggalang dukungan regional untuk penundaan.
“Perpanjangan akan memungkinkan pemerintahan Biden merevisi kebijakan, termasuk mengkondisikan pengurangan pasukan AS lebih lanjut pada pengurangan kekerasan Taliban, mengakhiri kerja sama dengan al Qaeda dan kemajuan dalam negosiasi Doha,” ungkap laporan itu.
Penundaan juga akan memberi Washington waktu merestrukturisasi bantuan sipil AS dan menawarkan insentif kepada Kabul "untuk memainkan peran konstruktif" dalam upaya perdamaian serta memajukan hak-hak perempuan dan minoritas.
Kesepakatan AS-Taliban Februari 2020 membuat penarikan AS bergantung pada kondisi lapangan dan pada Taliban berhenti menampung pejuang al Qaeda serta menghentikan perekrutan, pelatihan, dan penggalangan dana kelompok tersebut.
“Kebijakan AS harus direvisi untuk membantu memastikan bahwa pembicaraan damai di Doha antara Taliban dan delegasi yang mencakup pejabat pemerintah Afghanistan menghasilkan penyelesaian yang tahan lama,” ungkap laporan itu.
"Mencapai tujuan keseluruhan dari perdamaian stabil yang dinegosiasikan yang memenuhi kepentingan AS perlu dimulai dengan mengamankan perpanjangan tenggat waktu Mei," papar laporan itu.
Laporan itu mendesak dorongan diplomatik AS agar menggalang dukungan regional untuk penundaan.
“Perpanjangan akan memungkinkan pemerintahan Biden merevisi kebijakan, termasuk mengkondisikan pengurangan pasukan AS lebih lanjut pada pengurangan kekerasan Taliban, mengakhiri kerja sama dengan al Qaeda dan kemajuan dalam negosiasi Doha,” ungkap laporan itu.
Penundaan juga akan memberi Washington waktu merestrukturisasi bantuan sipil AS dan menawarkan insentif kepada Kabul "untuk memainkan peran konstruktif" dalam upaya perdamaian serta memajukan hak-hak perempuan dan minoritas.
Kesepakatan AS-Taliban Februari 2020 membuat penarikan AS bergantung pada kondisi lapangan dan pada Taliban berhenti menampung pejuang al Qaeda serta menghentikan perekrutan, pelatihan, dan penggalangan dana kelompok tersebut.
(sya)
Lihat Juga :