Kontak Pertama dengan Rezim Erdogan, Pemerintah Biden Usik S-400 Rusia
Kamis, 04 Februari 2021 - 00:00 WIB
loading...
A
A
A
Sullivan menggarisbawahi keinginan Administrasi Biden untuk membangun hubungan AS-Turki yang konstruktif, memperluas bidang kerjasama, dan mengelola perselisihan secara efektif.
Ada sejumlah ketidaksepakatan antara kedua negara, dimulai dengan keputusan Turki untuk mengerahkan sistem pertahanan udara Rusia di wilayahnya, yang ditentang keras oleh NATO dan Washington.
Baca juga: Ibu Ini Serahkan Nyawanya Gantikan Putrinya yang Jadi Target Pembunuh Bayaran
Ankara menerima pengiriman pertama sistem S-400 dari Rusia pada Juli 2019, menolak kekhawatiran bahwa sistem rudal tersebut merusak keamanan operasi NATO. Administrasi Trump pada Desember atau menjelang lengser telah menjatuhkan sanksi pada Turki karena pembelian sistem rudal tersebut.
"Sullivan menyampaikan niat pemerintah untuk memperkuat keamanan trans-Atlantik melalui NATO, mengungkapkan keprihatinan bahwa akuisisi Turki atas sistem rudal surface-to-air S-400 Rusia merusak kohesi dan efektivitas aliansi," kata Gedung Putih, seperti dikutip Ahval News, Rabu (3/2/2021).
Ada sejumlah ketidaksepakatan antara kedua negara, dimulai dengan keputusan Turki untuk mengerahkan sistem pertahanan udara Rusia di wilayahnya, yang ditentang keras oleh NATO dan Washington.
Baca juga: Ibu Ini Serahkan Nyawanya Gantikan Putrinya yang Jadi Target Pembunuh Bayaran
Ankara menerima pengiriman pertama sistem S-400 dari Rusia pada Juli 2019, menolak kekhawatiran bahwa sistem rudal tersebut merusak keamanan operasi NATO. Administrasi Trump pada Desember atau menjelang lengser telah menjatuhkan sanksi pada Turki karena pembelian sistem rudal tersebut.
"Sullivan menyampaikan niat pemerintah untuk memperkuat keamanan trans-Atlantik melalui NATO, mengungkapkan keprihatinan bahwa akuisisi Turki atas sistem rudal surface-to-air S-400 Rusia merusak kohesi dan efektivitas aliansi," kata Gedung Putih, seperti dikutip Ahval News, Rabu (3/2/2021).
(min)
Lihat Juga :