Tujuh Lansia Meninggal Setelah Disuntik Vaksin Pfizer
Selasa, 02 Februari 2021 - 11:01 WIB
loading...
Tujuh lansia di Spanyol meninggal setelah disuntik vaksin Pfizer. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MADRID - Wabah COVID-19 menyerang sebuah panti jompo di Spanyol . Seluruh penghuni panti yang berjumlah 78 orang dinyatakan positif COVID-19 dan tujuh lainnya meninggal setelah mendapatkan dosis pertama vaksin Pfizer .
Wabah besar itu terjadi di panti jompo Lagartera Residency di daerah Toledo, barat daya Ibu Kota Madrid.
Menurut kantor berita Spanyol EFE sebagian besar dari mereka yang meninggal karena virus itu memiliki penyakit bawaan, sementara empat penghuni lainnya saat ini dirawat di rumah sakit, dan 12 staf panti jompo itu telah terinfeksi.
Sebanyak 33 staf panti tersebut sekarang harus menunjukkan hasil tes PCR negatif sebelum mulai bekerja, dan seorang juru bicara mengatakan bahwa langkah-langkah kesehatan untuk menahan penyebaran virus telah dilakukan setiap saat.
“Pada 13 Januari, semua penghuni, termasuk staf panti jompo, divaksinasi dengan dosis pertama vaksin Pfizer, dan setelah enam hari gejala pertama mulai muncul pada sepuluh warga,” kata mereka dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (2/2/2021).
Wabah besar itu terjadi di panti jompo Lagartera Residency di daerah Toledo, barat daya Ibu Kota Madrid.
Menurut kantor berita Spanyol EFE sebagian besar dari mereka yang meninggal karena virus itu memiliki penyakit bawaan, sementara empat penghuni lainnya saat ini dirawat di rumah sakit, dan 12 staf panti jompo itu telah terinfeksi.
Sebanyak 33 staf panti tersebut sekarang harus menunjukkan hasil tes PCR negatif sebelum mulai bekerja, dan seorang juru bicara mengatakan bahwa langkah-langkah kesehatan untuk menahan penyebaran virus telah dilakukan setiap saat.
“Pada 13 Januari, semua penghuni, termasuk staf panti jompo, divaksinasi dengan dosis pertama vaksin Pfizer, dan setelah enam hari gejala pertama mulai muncul pada sepuluh warga,” kata mereka dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (2/2/2021).
Lihat Juga :