AS Yakin Bisa Segera Rampungkan Dokumen Perpanjangan New START
Minggu, 31 Januari 2021 - 23:07 WIB
loading...
A
A
A
Perjanjian penting itu pertama kali ditandatangani untuk jangka waktu 10 tahun oleh mantan Presiden AS, Barack Obama dan mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev pada tahun 2010. Perjanjian tersebut mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
Perjanjian tersebut membatasi jumlah senjata ofensif strategis yang dapat dimiliki kedua negara. Baca juga: Putin Perpanjang Perjanjian Nuklir New START Antara Rusia dan AS
Perjanjian itu membatasi masing-masing pihak tidak lebih dari 700 rudal balistik antarbenua (ICBM) yang dikerahkan, rudal balistik yang diluncurkan oleh kapal selam (SLBM) dan pembom berat; tidak lebih dari 1.550 hulu ledak pada ICBM yang dikerahkan, SLBM yang dikerahkan dan pembom berat untuk persenjataan nuklir; dan total 800 peluncur ICBM yang dikerahkan dan tidak dikerahkan, peluncur SLBM, dan pembom berat.
Perjanjian tersebut membatasi jumlah senjata ofensif strategis yang dapat dimiliki kedua negara. Baca juga: Putin Perpanjang Perjanjian Nuklir New START Antara Rusia dan AS
Perjanjian itu membatasi masing-masing pihak tidak lebih dari 700 rudal balistik antarbenua (ICBM) yang dikerahkan, rudal balistik yang diluncurkan oleh kapal selam (SLBM) dan pembom berat; tidak lebih dari 1.550 hulu ledak pada ICBM yang dikerahkan, SLBM yang dikerahkan dan pembom berat untuk persenjataan nuklir; dan total 800 peluncur ICBM yang dikerahkan dan tidak dikerahkan, peluncur SLBM, dan pembom berat.
(esn)
Lihat Juga :