PBB Desak 27.000 Anak-anak Anggota ISIS Dipulangkan ke Negara Asal
Minggu, 31 Januari 2021 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Wakil Khalifah ISIS Abu Yaser al-Issawi Dihabisi Pasukan Irak
"Dan apa yang kita lihat sejauh ini adalah bahwa ketakutan akan risiko keamanan tidak berdasar," cetusnya.
Direktur Eksekutif Pusat Kontra Terorisme PBB menekankan bahwa anak-anak harus diperlakukan terutama sebagai korban dan anak-anak di bawah usia 14 tahun tidak boleh ditahan atau dituntut.
Voronkov mengatakan sejarah telah menunjukkan bahwa anak-anak tangguh dan dapat pulih dari pengalaman kekerasan jika mereka didukung untuk berintegrasi kembali ke dalam komunitas.
“Setiap upaya harus dilakukan untuk memastikan anak-anak tidak ditahan di lembaga tetapi diizinkan untuk berintegrasi kembali dengan anggota keluarga dalam komunitas mereka,” ujarnya.
Baca juga: ISIS Klaim Bom Bunuh Diri Kembar Baghdad, Korban Tewas 32 Orang
Virginia Gamba, perwakilan khusus PBB untuk anak-anak dan konflik bersenjata, mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa anak-anak yang dikategorikan terkait dengan kelompok bersenjata termasuk ISIS dan al-Qaida adalah anak-anak yang terombang-ambing oleh konflik, seperti bangkai kapal di laut.
Dia menggemakan seruan Voronkov bahwa mereka diperlakukan terutama sebagai korban, bukan sebagai ancaman keamanan, dan bahwa penahanan digunakan sebagai langkah terakhir dan untuk jangka waktu sesingkat mungkin.
"Dan apa yang kita lihat sejauh ini adalah bahwa ketakutan akan risiko keamanan tidak berdasar," cetusnya.
Direktur Eksekutif Pusat Kontra Terorisme PBB menekankan bahwa anak-anak harus diperlakukan terutama sebagai korban dan anak-anak di bawah usia 14 tahun tidak boleh ditahan atau dituntut.
Voronkov mengatakan sejarah telah menunjukkan bahwa anak-anak tangguh dan dapat pulih dari pengalaman kekerasan jika mereka didukung untuk berintegrasi kembali ke dalam komunitas.
“Setiap upaya harus dilakukan untuk memastikan anak-anak tidak ditahan di lembaga tetapi diizinkan untuk berintegrasi kembali dengan anggota keluarga dalam komunitas mereka,” ujarnya.
Baca juga: ISIS Klaim Bom Bunuh Diri Kembar Baghdad, Korban Tewas 32 Orang
Virginia Gamba, perwakilan khusus PBB untuk anak-anak dan konflik bersenjata, mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa anak-anak yang dikategorikan terkait dengan kelompok bersenjata termasuk ISIS dan al-Qaida adalah anak-anak yang terombang-ambing oleh konflik, seperti bangkai kapal di laut.
Dia menggemakan seruan Voronkov bahwa mereka diperlakukan terutama sebagai korban, bukan sebagai ancaman keamanan, dan bahwa penahanan digunakan sebagai langkah terakhir dan untuk jangka waktu sesingkat mungkin.
Lihat Juga :