PBB Desak 27.000 Anak-anak Anggota ISIS Dipulangkan ke Negara Asal
Minggu, 31 Januari 2021 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
"Kesehatan mental, keselamatan dan perkembangan keseluruhan anak-anak asing yang ditahan untuk waktu yang lama dalam kondisi dramatis di kamp-kamp di timur laut Suriah dan Irak dipertaruhkan," kata Gamba.
"Mereka mengalami trauma dan stigmatisasi lebih lanjut dan berisiko karena kedekatan mereka dengan anggota kelompok teroris yang ditunjuk," imbuhnya.
Baca juga: Pasukan Afghanistan Gagalkan Rencana ISIS Habisi Kuasa Usaha AS
Gamba menekankan bahwa anak-anak memiliki hak atas kewarganegaraan dan identitas dan tidak boleh tetap tanpa kewarganegaraan.
Gamba mengatakan pemulangan anak-anak asing harus diprioritaskan demi kepentingan terbaik anak, dan mereka harus dibantu dalam reintegrasi dan mendapatkan pendidikan, perawatan kesehatan dan pekerjaan.
"Mereka harus dikembalikan masa kecilnya di lingkungan yang aman di mana mereka dapat membangun masa depan yang jauh dari kekerasan," ujar Gamba.
"Mereka berhak mendapatkan kesempatan hidup, seperti anak lainnya," imbuhnya.
"Mereka mengalami trauma dan stigmatisasi lebih lanjut dan berisiko karena kedekatan mereka dengan anggota kelompok teroris yang ditunjuk," imbuhnya.
Baca juga: Pasukan Afghanistan Gagalkan Rencana ISIS Habisi Kuasa Usaha AS
Gamba menekankan bahwa anak-anak memiliki hak atas kewarganegaraan dan identitas dan tidak boleh tetap tanpa kewarganegaraan.
Gamba mengatakan pemulangan anak-anak asing harus diprioritaskan demi kepentingan terbaik anak, dan mereka harus dibantu dalam reintegrasi dan mendapatkan pendidikan, perawatan kesehatan dan pekerjaan.
"Mereka harus dikembalikan masa kecilnya di lingkungan yang aman di mana mereka dapat membangun masa depan yang jauh dari kekerasan," ujar Gamba.
"Mereka berhak mendapatkan kesempatan hidup, seperti anak lainnya," imbuhnya.
(ber)
Lihat Juga :