Kerap Berseberangan dengan Pemerintah, Tingkat Kepercayaan Warga Israel Terhadap Media Rendah

Senin, 25 Januari 2021 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Munculnya saluran satelit ditambah dengan situs berita dan platform media sosial hanya berkontribusi pada penurunan itu, tetapi yang juga diciptakannya adalah pluralitas pendapat; spektrum ini telah disajikan oleh media.

Saat ini, Israel menawarkan sejumlah saluran berita, termasuk saluran yang condong ke kanan dan yang mengungkapkan dukungan terbuka untuk Benjamin Netanyahu, yakni saluran 20. Ia juga memiliki banyak surat kabar dan situs web yang menampilkan berbagai pandangan politik.

"Ada kesalahpahaman bahwa media di Israel adalah sayap kiri dan terus-menerus mengecam kemapanan. Tapi ini sama sekali tidak benar. Meskipun reporter arus utama mungkin condong ke kiri-tengah, ketika Anda menganalisis liputan mereka, terutama selama krisis, Anda lihat bahwa mereka selalu mengitari bendera," kata Elbaz.

Baca: Arab Saudi 'Ngambek' Israel Bocorkan Pertemuan Rahasia Netanyahu-MBS

Begitulah kasus beberapa operasi Israel di Gaza, di mana media lokal mempertanyakan sikap pemerintah tentang mengapa misi tersebut diperlukan, dan seperti halnya dengan serangan teror, di mana outlet berita berdiri bahu-membahu dengan IDF.

"Media tidak dimaksudkan untuk objektif. Mereka yang percaya pada objektivitas berbohong pada diri mereka sendiri. Tapi, jurnalisme harus seimbang dan harus meneliti pemerintah dan mengkritiknya, karena politisi tahu betul untuk mengagungkan diri mereka sendiri," ungkapnya.

Netanyahu adalah salah satu politisi yang tahu bagaimana memanfaatkan media massa secara maksimal. Setiap terobosan diplomatik mendapat konferensi pers, tembakan vaksinasi mendapat liputan langsung dan kunjungan asing kerap didampingi oleh rombongan jurnalis Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
Siap Hadapi Perang Baru...
Siap Hadapi Perang Baru dengan Israel, Iran Pamer Kota Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved