Sejarawan: Biden Hadapi Tantangan Lebih 'Mengerikan' Dibanding Abraham Lincoln dan Roosevelt
Senin, 25 Januari 2021 - 02:30 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi, jelasnya, dengan beberapa ukuran, Roosevelt dan Lincoln memiliki keuntungan yang tidak dimiliki Biden. Saat Roosevelt menjabat, Partai Demokrat memiliki mayoritas yang kuat di Kongres. Fakta ini membantunya berkuasa melalui agendanya yang ekspansif. Sedangkan Partai Republik di masa pemerintahan Lincoln mendapat dorongan separatis yang menyusutkan barisan lawan-lawannya di Kongres.
Biden, sementara itu, akan memiliki mayoritas Demokrat yang paling sempit di Kongres. Partai Republik, yang menghadapi krisis eksistensial yang dibuatnya sendiri setelah era Donald Trump, dan sangat tidak pasti seberapa kooperatif mereka dengan pemerintahan Biden.
Baca: Intelijen AS: Korut Anggap Perundingan Cara Memajukan Program Nuklir
Namun, Biden telah mengisyaratkan dia akan menekan Kongres secara agresif di minggu-minggu pertama, menantang anggota parlemen untuk mengesahkan paket bantuan pandemi senilai USD 1,9 triliun untuk mengatasi kesehatan masyarakat dan krisis ekonomi.
Kemampuan Biden untuk meloloskan undang-undang itu akan secara signifikan membentuk kemampuan pemerintahannya untuk mengatasi pandemi dan posisinya secara keseluruhan di Washington.
Dia mempertaruhkan banyak janji kepresidenannya pada kemampuannya untuk mengadili anggota parlemen dari seluruh lorong, menggembar-gemborkan hubungan kerjanya yang panjang dengan senator Republik dan reputasi yang dia kembangkan sebagai pembuat kesepakatan saat menjabat sebagai Wakil Presiden.
Biden, sementara itu, akan memiliki mayoritas Demokrat yang paling sempit di Kongres. Partai Republik, yang menghadapi krisis eksistensial yang dibuatnya sendiri setelah era Donald Trump, dan sangat tidak pasti seberapa kooperatif mereka dengan pemerintahan Biden.
Baca: Intelijen AS: Korut Anggap Perundingan Cara Memajukan Program Nuklir
Namun, Biden telah mengisyaratkan dia akan menekan Kongres secara agresif di minggu-minggu pertama, menantang anggota parlemen untuk mengesahkan paket bantuan pandemi senilai USD 1,9 triliun untuk mengatasi kesehatan masyarakat dan krisis ekonomi.
Kemampuan Biden untuk meloloskan undang-undang itu akan secara signifikan membentuk kemampuan pemerintahannya untuk mengatasi pandemi dan posisinya secara keseluruhan di Washington.
Dia mempertaruhkan banyak janji kepresidenannya pada kemampuannya untuk mengadili anggota parlemen dari seluruh lorong, menggembar-gemborkan hubungan kerjanya yang panjang dengan senator Republik dan reputasi yang dia kembangkan sebagai pembuat kesepakatan saat menjabat sebagai Wakil Presiden.
Lihat Juga :