Eks Bos Program Kapal Induk China Bakal Ditangkap karena Korupsi

Jum'at, 22 Januari 2021 - 06:00 WIB
loading...
Eks Bos Program Kapal...
Kapal induk China, Shandong, saat berada di pelabuhan Angkatan Laut Sanya, China. Foto/Xinhua/Li Gang
A A A
BEIJING - Mantan bos program kapal induk multi-miliar dollar China dan kepala salah satu perusahaan pelayaran terbesar, akan ditangkap atas tuduhan korupsi. Media pemerintah pada hari Kamis (21/1/2021) melaporkan perintah penangkapan tersebut.

Hu Wenming, 62, diusir dari Partai Komunis China (CPC) yang berkuasa tahun lalu karena sangat melanggar disiplin partai dan dicurigai menerima suap dan penyimpangan.

Baca juga: China Bikin Joe Biden Murka di Hari Pelantikan

Pada hari Kamis, diumumkan bahwa Kejaksaan Agung Rakyat telah memutuskan untuk menangkap Hu—mantan ketua partai dan chairman China Shipbuilding Industry Corporation (CSIC)—karena dicurigai menerima suap dan menyalahgunakan kekuasaan.

Investigasi diselesaikan oleh otoritas disipliner tertinggi China dan kasusnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung Rakyat untuk dituntut.

Sebagai komandan utama program kapal induk China yang ambisius dan berkembang pesat, Hu mengawasi pengembangan kapal induk pertama yang dikembangkan di dalam negeri di negara itu, Shandong, ketika ditugaskan ke Angkatan Laut China pada Desember 2019.

“Pada 30 Agustus 2019, Hu pensiun dari posisinya sebagai chairman CSIC, demikian diumumkan perusahaan di situs webnya. Investigasi atas kasus suapnya diumumkan pada Mei 2020," tulis media pemerintah China, Global Times.

Baca juga: Putri Soleimani pada Trump yang Lengser: Anda Bunuh Ayah Saya, tapi Hidup Ketakutan

Rincian dakwaan terhadapnya termasuk tuduhan bahwa dia telah kehilangan kepercayaan, menyimpang dari semangat CPC, terlibat dalam aktivitas takhayul, menolak penyelidikan dan melanggar disiplin partai dengan menerima jamuan makan dan suap.

Hu dituduh melanggar aturan dan regulasi CPC dengan bermain golf secara ilegal, mengunjungi kelab swasta serta mengambil hadiah dan gratifikasi sambil mengatur unit bawahan untuk membayar biaya yang harus dibayar olehnya secara pribadi.

Menurut laporan People's Daily, Hu pernah bekerja di beberapa perusahaan persenjataan besar milik negara China termasuk pengembang dan pabrikan pesawat militer Aviation Industry Corporation of China (AVIC), pengembang kendaraan lapis baja dan amunisi China North Industries Group Corporation (NORINCO), China State Shipbuilding Corporation (CSSC) dan akhirnya CSIC.

CSIC sangat terlibat dalam penelitian, pengembangan, dan pembuatan kapal militer, termasuk untuk Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Baca juga: Pejabat Trump: Indonesia dan Israel Hampir Normalisasi, tapi Waktu Habis

Hu pensiun dari CSIC tidak lama sebelum bergabung kembali dengan perusahaan induknya, China State Shipbuilding Corporation (CSSC), membentuk salah satu pembuat kapal terbesar di dunia.

CSSC bertanggung jawab untuk mengembangkan kapal induk, kapal selam nuklir, kapal perang termasuk kapal perusak besar Type 055 dan kapal perang amfibi Type 075, serta kapal komersial.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved