Sejarah Pelantikan Presiden AS: Drama Tinggi dan Para Pecundang

Selasa, 19 Januari 2021 - 13:55 WIB
loading...
A A A
Presiden Abraham Lincoln memberi sekelompok pembunuh yang menunggu untuk membunuhnya tergelincir dalam perjalanan ke pelantikannya pada 4 Maret 1865. Pelantikan itu hanya untuk menemukan dirinya dalam pemandangan pria yang akhirnya akan membunuhnya ketika dia sampai di Washington.

Baca juga : VIDEO: Khabib Racik Kopi Cappuccino Langsung Peras Susu dari Sapi

Aktor John Wilkes Booth—yang akan menembak Abraham Lincoln 41 hari kemudian di sebuah teater di ibu kota—mendapati dirinya berdiri di atas presiden di tangga Capitol saat dia diambil sumpah untuk masa jabatan keduanya.

Booth dan rekan komplotan Konfederasi sebelumnya mencoba untuk menculik Lincoln.

Dengan Perang Saudara Amerika yang masih berkecamuk, Booth mengatakan dia menyesal tidak memiliki senjata pada pelantikan karena dia "memiliki kesempatan bagus untuk membunuh presiden jika saya mau."

KennedyDitembak

Ada juga firasat tragedi yang akan datang pada pelantikan Presiden John F. Kennedy pada Januari 1961.

Baca juga: Takut Kudeta Militer terhadap Biden, FBI Periksa 25.000 Tentara AS

Ketegangan juga tinggi karena dia adalah orang Katolik pertama yang terpilih sebagai presiden, perubahan besar dalam sejarah di negara yang saat itu sangat Protestan.

Sebuah insidendi podium menyebabkan agen dinas rahasia bergegas mendekat karena takut akan upaya pembunuhan.

Kennedy, yang tetap tenang, tersenyum dan melanjutkan pidato pelantikannya yang legendaris, dibunuh dua tahun kemudian dengan cara ditembak.

Johnson Dilantik di Atas Pesawat

Beberapa jam setelah kematiannya di Dallas, Texas, pada 22 November 1963, wakil presiden Kennedy; Lyndon Johnson, dilantik di Air Force One, yang diparkir di landasan bandara kota.

Cuaca Dingin
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Keluarga Diserang Haters,...
Keluarga Diserang Haters, Ningning Aespa Siap Tempuh Jalur Hukum
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berita Terkini
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved