Lawan Iran, Trump Perintahkan Operasi Komando Pusat AS Mencakup Israel

Sabtu, 16 Januari 2021 - 05:16 WIB
loading...
Lawan Iran, Trump Perintahkan...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/Anadolu Agency
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump telah memerintahkan militer Amerika Serikat (AS) untuk memasukkan Israel ke dalam wilayah operasi Komando Pusat (CENTCOM)-nya. Perintah Trump menjelang lengser ini sebagai upaya melawan Iran agar lebih efektif.

Baca juga : Sarang Burung Walet RI Laris di Mancanegara, Diburu China dan 23 Negara Lain

CENTCOM merupakan cabang militer AS untuk operasi di Timur Tengah dan sekitarnya. Laporan tentang perintah Trump ini diterbitkan Wall Street Journal (WSJ), kemarin.

Baca juga: Simulasi Serang Musuh, Iran Tembakkan Rudal yang Berlimpah

Langkah Trump ini bisa menjadi kritis mengingat perbedaan yang dalam antara Israel dan Presiden terpilih AS Joe Biden, yang berencana untuk membawa Amerika kembali ke kesepakatan nuklir Iran serta mengadopsi pendekatan yang lebih seimbang untuk konflik Israel-Palestina.

Baca juga : Mencekam, 50 Ibu Kota Negara Bagian AS Bersiap Hadapi Protes Bersenjata

Belum jelas apakah pemerintahan Biden yang akan datang akan mendukung perubahan dalam tanggung jawab militer yang diperintahkan Trump.

"Ini adalah bagian puncak dari upaya Trump untuk menyatukan negara-negara yang berbeda dengan musuh bersama, setelah penandatanganan Kesepakatan Abraham, di mana Israel menormalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain (tahun lalu)," tulis Military Times, yang ikut melaporkan perintah Trump untuk CENTCOM.

Baca juga : Tuding Iran Buat Senjata Nuklir, Prancis Desak Perjanjian Nuklir Dihidupkan Kembali

Menurut Jerusalem Post, tanggung jawab militer AS untuk Israel telah lama dialokasikan pada Komando Eropa di Jerman karena Israel ditolak oleh sebagian besar negara di Timur Tengah, di mana akan sulit bagi AS untuk menerima jenderal Israel dan rekan-rekan mereka.

Baca juga: Kalah Taruhan Pilpres AS tapi Tak Mau Bayar, Pendukung Trump Digugat

Namun, ada indikasi dalam beberapa tahun terakhir bahwa militer bergerak ke arah peran CENTCOM yang lebih besar di Israel. Pada tahun 2018, Jenderal Joseph Votel yang sekarang sudah pensiun adalah kepala CENTCOM pertama yang melakukan kunjungan resmi ke Israel. Pada 2019, komandan saat ini, Jenderal Kenneth McKenzie melakukan hal yang sama.

Israel akan menjadi negara ke-21 di bawah CENTCOM. Negara Yahudi ini bergabung karena semakin banyak bekerja sama dengan Negara-negara Teluk dalam aliansi kenyamanan melawan Iran.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved