Kalah Taruhan Pilpres AS tapi Tak Mau Bayar, Pendukung Trump Digugat

Sabtu, 16 Januari 2021 - 03:10 WIB
loading...
Kalah Taruhan Pilpres...
Presiden Donald Trump dan rivalnya Joe Biden saat debat capres dalam pemilihan presiden Amerika Serikat November 2020 lalu. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Seorang pendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dari St Petersburg, Rusia, digugat di pengadilan oleh pendukung Presiden terpilih Joe Biden asal Atlanta. Keduanya bertaruh dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika, di mana Trump kalah dan pendukungnya menolak membayar taruhan.

Taruhan pilpres AS itu senilai USD100. Gugatan diajukan di pengadilan Florida.

Baca juga: Anggota DPR AS Ancam Makzulkan Biden di Hari Pertama Jadi Presiden

Sebelum pilpres berlangsung 3 November 2020 lalu, Sean Hynes, seorang pendukung Trump asal St Petersburg menghubungi Jeffrey Costa, seorang kenalan yang merupakan pendukung Biden asal Atlanta.

Kesepakatan taruhan itu dibuat di Facebook Messenger; Jika Trump menang, Costa akan membayar USD 100. Begitu juga sebaliknya.

Tapi begitu suara hasil pilpres dihitung, Hynes menolak untuk mengakui kemenangan Joe Biden dari Partai Demokrat, bahkan setelah penghitungan ulang, penolakan Mahkamah Agung atas gugatan tim Trump dan konfirmasi dari Electoral College.

Costa yang berusia 50 tahun akhirnya memutuskan untuk menggugat Hynes. Dia menuntut USD$ 100, ditambah USD250 untuk biaya pengadilan dan USD300 sebagai bunga atas taruhan yang belum dibayar.

Costa mewakili dirinya sendiri dalam tindakan hukumnya, dengan mengajukan gugatan pada 28 Desember di sebuah pengadilan di Pinellas County.

"Anda harus memiliki integritas dalam prinsip Anda untuk menindaklanjuti apa yang telah Anda usulkan," kata Costa merujuk pada Hynes seperti dikutip dari Tampa Bay Times, Sabtu (16/1/2021).

Baca juga: Bocah Laki-laki Dipaksa Operasi Ganti Kelamin kemudian Diperkosa Beramai-ramai

Costa pertama kali mengirim pesan kepada Hynes pada 7 November, sehari setelah hasil pilpres AS menunjukkan Biden sebagai pemenang. Dia mengirim pesan untuk meminta uang taruhan.

“Bro, pemilihan ditentukan oleh pengadilan, bukan jaringan," jawab Hynes. Keduanya kemudian bertengkar.

"Itu tidak diselesaikan oleh hukum, Sean," kata Costa. "Trump secara matematis tersingkir."

Ketika Costa memberi tahu Hynes pada bulan Desember dari yang dia rencanakan untuk menuntut uang taruhan, Hynes membatalkan pertemanan (unfriended) dengannya di Facebook.

Hynes tidak menjawab pesan Facebook yang dikirim surat kabar AS tersebut. Bagi Costa, gugatan itu lebih dari sekadar uang.

Jika Hynes bersedia membayar taruhannya, Costa bersedia membatalkan gugatan tersebut. Hynes tetap tidak membayar.

"Saya juga merasa jika Anda akan hidup di dunia post-fact, ada konsekuensinya," kata Costa.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Tolak Kesepakatan Nuklir
Rekomendasi
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved