Pegiat ZeroCovid Luncurkan Petisi Penutupan Seluruh Eropa
Jum'at, 15 Januari 2021 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
"Tindakan yang kemudian diadopsi membatasi kehidupan sama parahnya, tapi kemudian harus bertahan lebih lama agar bisa berdampak," imbuhnya.
Baca juga: Selidiki Asal Usul COVID-19, Tim Ahli WHO Tiba di Wuhan
Reaksi para pembaca TAZ pada hari Kamis pun bermunculan mulai dari pembatasan yang lebih lama saat gelombang pertama (pada bulan Maret, April) hingga penolakan yang tidak masuk akal atas penyitaan yang diminta oleh kampanye dan apa pun yang ada dalam daftar.
Kantor berita gereja Protestan Jerman, EPD, menyatakan bahwa upaya penahanan "nol Covid" selama setahun terakhir di Australia dan Selandia Baru telah membawa kesuksesan - dikaitkan dengan perbatasan yang ditutup, penelusuran, dan jarak sosial yang ketat.
Di tengah 93 juta kasus infeksi di seluruh dunia dan hampir 2 juta kematian selama setahun terakhir, jumlah korban di Australia mencapai 909 kematian dan Selandia Baru total 25 kematian, menurut catatan Johns Hopkins di Amerika Serikat.
Di Berlin, Robert Koch Institute pada Kamis pagi memberi tahu 1.244 kematian terkait virus Corona, jumlah korban harian tertinggi di Jerman.
Baca juga: WHO Peringatkan Tahun Kedua Pandemi COVID-19 Bisa Lebih Sulit
Baca juga: Selidiki Asal Usul COVID-19, Tim Ahli WHO Tiba di Wuhan
Reaksi para pembaca TAZ pada hari Kamis pun bermunculan mulai dari pembatasan yang lebih lama saat gelombang pertama (pada bulan Maret, April) hingga penolakan yang tidak masuk akal atas penyitaan yang diminta oleh kampanye dan apa pun yang ada dalam daftar.
Kantor berita gereja Protestan Jerman, EPD, menyatakan bahwa upaya penahanan "nol Covid" selama setahun terakhir di Australia dan Selandia Baru telah membawa kesuksesan - dikaitkan dengan perbatasan yang ditutup, penelusuran, dan jarak sosial yang ketat.
Di tengah 93 juta kasus infeksi di seluruh dunia dan hampir 2 juta kematian selama setahun terakhir, jumlah korban di Australia mencapai 909 kematian dan Selandia Baru total 25 kematian, menurut catatan Johns Hopkins di Amerika Serikat.
Di Berlin, Robert Koch Institute pada Kamis pagi memberi tahu 1.244 kematian terkait virus Corona, jumlah korban harian tertinggi di Jerman.
Baca juga: WHO Peringatkan Tahun Kedua Pandemi COVID-19 Bisa Lebih Sulit
(ber)
Lihat Juga :